JoSS, MADIUN – Mobil listrik hasil karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Mejayan Madiun rencananya akan diproduksi masal. Mobil yang dikhususkan untuk menunjang pekerjaan pelaku UMKM ini dibanderol Rp20 juta.
Kepala SMK Model PGRI I Mejayan, Sampun Hadam mengatakan harga mobil listrik tersebut lebih murah dibandingkan harga kendaraan yang biasanya digunakan untuk menunjang pelaku UMKM, seperti kendaraan roda tiga yang harganya bisa sampai Rp39 juta per unit.
Dia mengatakan biaya untuk memproduksi mobil listrik UMKM ini sekitar Rp15 juta. Biaya ini digunakan untuk membeli beragam komponen mobil, seperti aluminium, kaca akrilik, dan komponen penggerak mesin.
Dia mengklaim mobil listrik buatan para siswanya ini sudah melalui uji teknis dan uji beban. Namun, ia mengingatkan mobil listrik ini bukan mobil penumpang yang aman di jalan raya. Tetapi mobil ini dirancang untuk menunjang aktivitas perekonomian pelaku UMKM.
Baca juga: UGM Kembangkan Alat Deteksi Virus Dengan Teknologi Radiografi Digital, Tingkat Akurasinya 95%
Sampun berharap hasil karya anak bangsa ini bisa diproduksi secara massal dan bisa digunakan pelaku UMKM untuk berjualan. “Kalau nanti dijual, harga mobil listrik UMKM ini Rp20 juta,” ujarnya, belum lama ini.
Seperti dikutip dari Solopos.com, Sampun menuturkan mobil listrik ini tercipta atas keprihatinannya terhadap banyaknya pekerja yang diberhentikan selama masa pandemi Covid-19. Dengan adanya mobil listrik ini, diharapkan masyarakat bisa terbantu saat sedang merintis usaha.
Salah satu siswa yang membuat mobil listrik ini, Lif Tyanggoro, mengatakan dirinya menjadi salah satu arsitek di bagian penggerak maupun penerangan mobil. Dia menyampaikan dalam proses pengerjaan mobil listrik ini semua menggunakan komponen yang dijual di pasar lokal.
“Mobil listrik ini dikerjakan pada saat masa pandemi. Setiap hari saya berangkat ke sekolah untuk mengerjakan mobil ini bersama-sama teman satu tim dan didampingi guru,” jelas dia.
Lif berharap hasil kreasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat terlebih pelaku UMKM. Karena mobil ini sengaja dirancang untuk keperluan usaha bukan untuk kendaraan penumpang. (lna)

Leave a Reply