
JoSS, DEPOK – Ammar Zoni tak kuasa menahan tangisnya saat memakamkan putri kembarnya yang meninggal dalam usia kandungan 6 bulan. Meski begitu, suami Irish Bella itu berusaha tegar mengikuti setiap proses pemakaman hingga turun ke liang lahat memakamkan jenazah putrinya.
Kedua putri Ammar Zoni meninggal Minggu (6/10) sore dan malamnya langsung dikuburkan di TPI Kalimulya 1, Depok, Jawa Barat,.
“Hari ini anak pertama kami, putri pertama kami dengan Ibel (sapaan Irish Bella), harus diambil lagi sama Allah. Karena itu semua hanya titipan dan Allah sudah ambil titipan itu,” kata Ammar Zoni menahan tangis.
Ammar Zoni pun mengungkapkan kalau kondisi Irish Bella sudah mulai membaik. “Ibel alhamdulillah kondisinya usdah baik. Bed rest,” ungkap Ammar Zoni.
Seperti diberitakan sebelumnya, putri kembar Ammar Zoni dan Irish Bella meninggal dunia di dalam kandungan. Belum diketahui penyebab pasti yang membuat si bayi meninggal. Namun pada pertengahan September lalu.
Kabar duka tersebut awalnya disampaikan oleh asisten pribadi Irish Bella, DZ. Bayi berjenis kelamin perempuan itu meninggal dalam kandungan di usia 27 minggu. Hal itu terjadi setelah hampir seminggu Irish Bella masuk rumah sakit untuk jalani perawatan.
“Masuk rumah sakitnya (Irish Bella) hampir seminggu. Cek biasa aja, mungkin dokternya melihat ada sesuatu jadi disuruh dirawat,” jelasnya.
Hingga saat ini, baik Ammar Zoni maupun Irish Bella belum bisa dihubungi terkait berita duka tersebut.
Baca juga: Tilik Bayi Ada Aturannya, Sebaiknya Jangan Lakukan Hal Ini
Beberapa waktu yang lalu, Irish Bella sempat mengalami pendarahan dirinya harus dirawat di rumah sakit selama tiga hari dua malam. Irish Bella mengatakan penyebab pendarahannya adalah kelelahan.
“Nggak apa-apa karena kecapekan aja. Mungkin teguran aja karena kemarin keasyikan kegiatan,” jelas Ibel, saat menghadiri acara di sebuah pusat perbelanjaan, Minggu (15/9).
Irish Bella menekankan, pendarahan yang dia alami bukan hal parah bagi ibu hamil seperti dirinya. “Jadi perkembangan ada indikasi infeksi di saluran kemih. Namun selama 3 hari tidak ada apa-apa. Kecapekan aja,” tambah Ammar Zoni.
Irish Bella pun memutuskan dirawat di rumah sakit untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Berdasarkan apa yang dialami oleh Irish Bella, pendarahan dalam jumlah kecil pada trimester kedua bisa dibilang tidak berbahaya.
Menurut Medical News Today, pendarahan pada trimester kedua sebenarnya jarang terjadi pada ibu hamil. Namun jika pendarahannya banyak, kemungkinan itu memang tanda masalah yang lebih serius.
Penyebabnya bisa berkisar dari peradangan ringan hingga masalah dengan plasenta atau leher rahim.
Ada beberapa kemungkinan penyebab pendarahan pada trimester kedua, antara lain: Iritasi serviks minor, pertumbuhan serviks, masalah plasenta, persalinan premature, vasa previa (masalah dengan pembuluh darah bayi), pecahnya uterus dan penyakit trofoblas gestasional (GTD).
Tidak semua perdarahan selama trimester kedua adalah keadaan darurat. Dalam banyak kasus, sang ibu dan bayinya baik-baik saja.
Meskipun demikian, penting untuk berhati-hati. Intervensi segera dalam keadaan darurat dapat menyelamatkan kehidupan ibu hamil dan bayinya. (lna)

Leave a Reply