
JoSS, JAKARTA – Mustasyar (penasihat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Maimoen Zubair wafat di Mekkah, Selasa (6/8) pukul 04.17 waktu setempat. Jenazah kiai karismatik yang akrab di sapa Mbah Moen ini akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Al-Ma’la Mekkah, Arab Saudi.
Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan dalam Negeri Abdul Ghaffar Rozin menyampaikan bahwa sebelum dimakamkan, jenazah almarhum Mbah Moen akan dishalatkan di Masjidil Haram selepas waktu shalat dzuhur. Setelah itu, jenazah dimakamkan di Kompleks Pemakaman Ma’la
Seperti diketahui, Kiai Haji Maimun Zubair meninggal dunia saat melakukan rangkaian ibadah haji pada Selasa (6/8) dalam usia 90 tahun.
“Keluarga menghendaki almarhum dimakamkan di Mekkah. Rencananya dishalatkan di Masjidil Haram usai jemaah dzuhur dan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Ma’la,” ujar pria yang akrab disapa Gus Rozin ini, seperti dikutip dari Kompas.com.
Salah satu santri pendamping Mbah Moen, Gus Hayat, saat ditemui di kompleks Masjid Al-Muhajirin, Mekah, mengatakan Jenazah Mbah Moen dimandikan di kompleks Masjid Al-Muhajirin. Kemudian, bakda Zuhur, jenazah kiai karismatik itu akan disalatkan di Masjidil Haram.
Baca juga: Mbah Sadiman, Sang Penjaga Bumi dari Wonogiri
“Nanti habis Zuhur disalatkan di Haram,” ujar Gus Hayat.
Gus Hayat merupakan santri Mbah Moen yang menjadi pendamping kiai karismatik itu sejak bertolak ke Tanah Suci dari Semarang, Jawa Tengah.
Pemakaman Ma’la berjarak 1,5 km dari Masjidil Haram. Ulama-ulama asal Indonesia dimakamkan di pemakaman tersebut.
Usai dimandikan Jenazah Mbah Moen dimandikan di kompleks Masjid Al-Muhajirin, Mekah. Lalu, jenazah akan disemayamkan di Kantor Daerah Kerja (Dakker) Mekah Kementerian Agama RI. Kemudian, bakda salat Zuhur, jenazah akan disalatkan di Masjidil Haram.
“Ini merupakan permintaan beliau untuk dikuburkan di Mekah,” ujar Gus Hayatullah Maki kepada wartawan di Mekah, Selasa (6/8).
Maimun Zubair merupakan salah satu tokoh sepuh di PPP yang menjabat sebagai ketua Majelis Syariah. Dia dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar di Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Dalam dunia politik, Kiai Maimun Zubair dikenal dekat dengan berbagai kalangan dan menjadi rujukan restu bagi para politikus yang hendak mengikuti pemilihan umum. (lna)

Leave a Reply