
JoSS, SOLO – Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo membeberkan, pesan berantai di medsos yang beredar sejak pagi via WhatsApp (WA) disertai video terkait pembacokan oleh gangster motor di Solo, tidak benar alias informasi bohong (hoaks).
“Saya tegaskan itu hoaks,” ungkapnya seperti dikutip TribunSolo.com, Kamis (16/5).
Andy menyesalkan ada pihak tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi bohong sehingga membuat masyarakat resah, apalagi bagi mereka yang pulang malam usai bekerja.
Apalagi menurut dia, di pesan berantai sudah menyebut korban pembacokan sebanyak 8 orang di antaranya terjadi di Nusukan, Sumber, Laweyan, dan Pedaringan (Jebres).
“Kami pastikan aman dan kondusif. Polisi berjaga 24 jam untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Solo,” katanya menegaskan.
Menurutnya setiap hari baik siang hingga dini hari ada petugas yang melakukan patroli rutin di lima kecamatan di Solo.
“Dan kami minta masyarakat kalau menerima informasi seperti itu langsung dikroscek ke Polresta Solo,” terang dia.
Baca juga: Tekan Kriminalitas, Pemkot Sinergikan Semua CCTV dengan Server Diskominfo
Berikut informasi hoax yang beredar :
Nih ada info dri Tmn Polri…bahwa sanya yg bnyk merajalela bukan hanya begal…skrg ini ada gangster2 motor sedang rekrut anggota baru..dan salah satu persyaratan masuk gangster tersebut adalah dengan membacok acak siapapun yg mereka temui di jalan…mohon info di sebarluaskan agar rekan2 lebih waspada….jgn gunakan atribut diatas jam 10 mlm…gunakan pelindung tambahan di tubuh anda…krna di Nusukan, Sumber, Laweyan, Pedaringan Surakarta sudah 8 korban di bacok tnpa sebab dan mtr tidak diambil…abis bacok tinggal gtu aja…8 korban semua termasuk grabike..
Perhatian :
Kepada seluruh anggota KOMUNITAS / BIKERS INDONESIA Wilayah Karasidenan Surakarta khusus nya wilayah Solo & Sekitarnya
Bagi yg kurang berkepentingan jangan keluyuran malem gak jelas melebihi antara jam 11.00 – 04.30 pagi, dikarenakan GENGSTER sedang MERAJALELA. Jaga keselamatan diri kita & org yg kita sayangi. Sebarkan info ini semoga bermanfaat.
Terkait hal itu, polri meminta masyarakat tetap tenang dan menghindari keluar di malam hari jika tidak mendesak. (Wiek/lna)

Leave a Reply