
JoSS, SEMARANG – Universitas Semarang (USM) membangun Klinik Rawat Inap di kampusnya. Klinik yang dibangun di atas lahan sekitar 450 meter persegi ini, dibangun dengan anggaran sekitar Rp 1, 6 miliar.
Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof Muladi mengatakan sebenarnya, klinik ini juga untuk menopang rencana pendirian kampus Fakultas Kedokteran yang hingga kini masih disiapkan legalitasnya.
Selain dilengkapi fasilitas rawat inap, UGD, dan apotek, lanjutnya pengelola klinik ini juga telah membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sehingga lingkungan sekitar tak perlu khawatir atas pencemaran limbah klinik tersebut.
“Klinik ini untuk menunjang fakultas kedokteran yang masih diusahakan untuk dibangun. Tujuan utamanya untuk membantu pelayanan masyarakat, baik kampus maupun masyarakat sekitar,” kata Muladi usai peresmian Klinik Rawat Inap USM, Senin (29/4) seperti dirilis Halosemarang.id.
USM, menurutnya, juga akan membangun suatu program yang sistemik dan berkesinambungan dalam proses akademis kampus.
Baca juga: Muladi: Wawasan Kebangsaan Mahasiwa USM Masih Lemah
“Infrastruktur, sumber daya manusia, dan nilai budaya akan dikembangkan secara bersamaan dalam proses akademis di kampus,” katanya.
Pihaknya juga berharap keberadaan USM ini bisa bermanfaat bagi warga sekitar, dan juga bangsa Indonesia.
“Harapan kami lainnya, pemerintah Kota Semarang juga memperhatikan pembangunan di wilayah timur Kota Semarang. Karena di sini banyak kampus berdiri, seperti USM, UPGRIS, AMNI dan lainnya. Jika infrastruktur tak dibenahi tentu sangat disayangkan,” katanya.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang ikut meresmikan Klinik Rawat Inap USM menegaskan, pemkot siap mensupport segara program yang dicanangkan USM. Khususnya terkait pembenahan infrastruktur sekitar kampus.
Selain itu, pihaknya juga sangat berterima kasih atas pembangunan klinik kesehatan yang diperuntukkan bagi masyarakat. Karena menurutnya, persoalan kesehatan menjadi hal yang fundamental dalam pembangunan. (Wiek/lna)

Leave a Reply