Enam Penari Bakal Pentas 24 Jam di ISI Surakarta

JoSS, SOLO – Enam orang penari akan pentas 24 jam penuh di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada perayaan Hari Tari Dunia, Senin (29/4). Mereka terdiri dari dua penari yang merupakan seniman senior Solo. Sisanya dari daerah lain yaitu Yogyakarta, Denpasar, Sukabumi, dan Banjarmasin.

Penari Solo yang akan mengikuti pentas selama 24 jam yakni Dosen ISI Solo yang aktif sebagai Pangarso Kabudayaan Paguyuban Kusuma Hondrowina Keraton Kasunanan Surakarta, Sri Hadi

Sri telah menggarap berbagai jenis pentas dan tari sejak 1982. Di antaranya sutradara Ketoprak Multimedia Campur Tokoh HUT Sanggar Puspa Budaya Jakarta pada 2012 serta menjadi Sutradara dan koreografer kolaborasi ketoprak dan tari di Jakarta pada 2012.

“Penari kedua ada Darmasti, juga mengajar di ISI Solo yang juga Peraih Satyalencana Karya Sastra oleh Presiden pada 2013,” kata Ketua Umum World Dance Day 24 jam menari, Eko Supriyanto saat jumpa pers di Ralana Resto, belum lama ini.

Sedangkan 4 peserta lainnya merupakan para seniman muda. Mereka adalah Pulung Jati Rangga Murti asal Yogyakarta), I Nyoman Agus Triyuda dari Bali, Arbi Nuralamsyah dari Sukabumi, dan Abib Habibi Igal dari Banjarmasin.

Baca juga: Besok, 2019 Penari Reog Akan Atraksi Di Alun-Alun Ponorogo

Acara akan digelar selama 2 hari yakni Senin-Selasa (29-30 April 2019) mulai pukul 06.00WIB-06.00 WIB. Dengan adanya event ini diharapkan dapat memberikan ruang apresiasi diberbagai macam seni yang ada di Indonesia.

Di acara ini akan ada sekitar 600 jenis tari dari sekitar 175 grup tari yang tampil secara bergantian. Beberapa negara yang ikut berkontribusi yaitu Prancis, Filipina, Australia.

Sedangkan beberapa tempat yang menjadi lokasi pertunjukan tari yakni Pendopo, Teater Besar, Teater Kecil, hingga halaman Gedung Rektorat. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*