
JoSS, JAKARTA – Anak dari pasangan Gusti Randa dan Nia Paramitha Dewa Dayana terpilih sebagai actor terbaik dan berhak memboyong Piala Maya.
Dewa Dayana yang main dalam film Asal Kau Bahagia ini mengalahkan Daniel Mananta dalam film A Man Called Ahok, Yoshi Sudarso dalam film Buffalo Boys dan Samo Rafael dalam film Sebelum Iblis Menjemput serta Fariz Alfarazi dalam film Wiro Sableng.
Sedang untuk kategori aktris pendatang baru wanita dimenangkan oleh Vanesha Prescilla dalam film Dilan 1990. Penerimaan piala diwakili oleh sang kakak Sissy Priscilia.
Pengumuman pemenang dilakukan di Casablanca, Jakarta Selatan, Sabtu(19/1) malam.
Sementara film Keluarga Cemara yang merupakan film Indonesia adaptasi dari cerita bersambung yang dimuat di Majalah Hai dan kemudian menjadi novel berseri karya Arswendo Atmowiloto dan sinetron dengan judul yang sama berhasil menyabet enam piala.
Baca juga: Wah Ga Sabar, Film Keluarga Cemara Bakal Tayang Perdana di Jogja
Salah satunya adalah sutradara Ynd Laurens yang diganjar penghargaan sebagai penyutradaraan berbakat film panjang karya perdana dari film Keluarga Cemara.
Film itu diangkat ke layar kaca awal tahun 2019 dan dibintangi oleh Nirina Zubir, Ringgo Agus Rahman, Zara JKT 48, Widuri Putri Sasono hingga Asri Welas ini pun berhasil mengangkat kenangan generasi 90-an.
Penghargaan juga diraih oleh Zara JKT48 yang memerankan karakter Euis, berhasil memenangkan Piala Maya 7 untuk kategori aktor atau aktris cilik atau remaja terpilih dalam film Keluarga Cemara.
Piala lain juga mampir untuk skenario adaptasi terpilih Piala Maya 7 yang dimenangkan oleh Gina S Noer dan Yandy Laurens untuk film Keluarga Cemara.
Tak sampai di situ, film produksi Visinema ini juga berhasil menyabet penghargaan sebagai film bioskop terpilih dalam Piala Maya 7. Tata musik terpilih dimenangkan oleh Ifa Fachir untuk film Keluarga Cemara.
Serta lagu tema “Harta Berharga” dalam film Keluarga Cemara yang dibawakan Bunga Citra Lestari pun berhasil membawa Piala Maya 7 malam ini. (Wiek/lna)

Leave a Reply