
TEMANGGUNG, JOSS.CO.ID– Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026 di Kabupaten Temanggung berlangsung. Sebanyak 395 siswa kelas III, IV, dan VI SD Muhammadiyah Temanggung antusias mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Mereka juga mendapatkan edukasi kesehatan langsung di sekolah.
Program ini lahir dari kolaborasi lintas lembaga. Pihak sekolah menggandeng RS Dr. Soerojo Magelang, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, dan Puskesmas Dharmarini.
Pemeriksaan Medis Komprehensif dan Edukasi Gizi
RS Dr. Soerojo Magelang menerjunkan 30 tenaga medis profesional. Tim medis memeriksa kesehatan mata, telinga, dan tekanan darah para siswa secara teliti.
Selain fisik, tim medis memberikan edukasi kesehatan jiwa. Langkah ini bertujuan mendeteksi kondisi psikologis anak sejak dini. Siswa juga belajar cara menjaga kebugaran tubuh secara mandiri.
Panitia memadukan kegiatan ini dengan program Aksi Bergizi. Para murid belajar memahami pentingnya asupan nutrisi seimbang. Mereka juga membiasakan pola makan sehat sejak dini.
Komitmen Kuat Sinergi Lintas Sektor
Pimpinan instansi terkait mengapresiasi tinggi pelaksanaan program ini. Kepala SD Muhammadiyah Temanggung, Triana Widiastuti, menyampaikan rasa bangga. Pihak lembaga kesehatan memilih sekolahnya sebagai pusat kegiatan.
“Kami sangat bangga dan bersyukur, SD Muhammadiyah Temanggung ditunjuk sebagai lokus kegiatan penting ini,” ujar Triana.
Ia berharap kerja sama strategis ini terus berlanjut. Dengan begitu, manfaatnya meluas bagi siswa dan guru. Direktur RS Dr. Soerojo Magelang, dr. Rukmono Siswishanto, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, dr. Intan Pandanwangi Bandanarawati, turut memberi dukungan penuh. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam mengawal tumbuh kembang anak.
Perpaduan Unik Edukasi Medis dan Pentas Seni
Para siswa menyemarakkan kegiatan medis ini melalui unjuk kreativitas. Momen pemeriksaan pun terasa hangat dan menyenangkan.
Siswa kelas V menampilkan tarian tradisional dan lantunan duet religi. Ada juga penampilan pantomim serta humor tunggal (ndagel ijen). Aksi lucu ini memancing gelak tawa teman-teman sesama siswa.
Perpaduan edukasi dan pentas seni ini menyampaikan pesan hidup sehat dengan seru. Para siswa tidak hanya belajar, tetapi juga berani menampilkan bakat seni di depan umum.
Membangun Fondasi Generasi Berkemajuan
Pihak sekolah menjadikan momentum ini sebagai pembentukan karakter jangka panjang. Pembiasaan hidup sehat harus tertanam sejak usia sekolah dasar. Kebiasaan baik ini akan melekat hingga mereka dewasa.
Edukasi berkesinambungan memerlukan peran aktif sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan. Sinergi ini menjadi fondasi utama untuk mencetak generasi muda yang tangguh.
Melalui HKN 2026, SD Muhammadiyah Temanggung membuktikan peran sekolah sebagai ruang tumbuh yang menyenangkan. Anak-anak yang sehat fisik dan jiwanya siap menjadi generasi cerdas, aktif, dan berkemajuan.

Leave a Reply