Meta Bakal Kalahkan Google di Pendapatan Iklan Global 2026, Siapa Raja Baru Digital?

Meta Platforms diprediksi lampaui Google di pendapatan iklan global 2026 capai US$243 miliar. Advantage+ jadi kunci sukses, saingi YouTube & TikTok.
Ilustrasi AI

Meta Platforms diprediksi lampaui Google di pendapatan iklan global 2026 capai US$243 miliar. Advantage+ jadi kunci sukses, saingi YouTube & TikTok.

JOSS.CO.ID – Kejayaan Google sebagai raja internet yang menguasai pendapatan iklan digital kini sudah mulai luntur. Untuk pertama kalinya, Meta Platforms (Instagram, WhatsApp, Facebook) diproyeksikan akan melampaui Alphabet (Google) dari segi pendapatan iklan global pada akhir 2026 mendatang.

Pendapatan iklan global Meta diprediksi mencapai US$243,46 miliar sepanjang 2026, sementara Google hanya US$239,54 miliar. Proyeksi ini datang dari firma riset pasar Emarketer, dikutip dari Reuters, Selasa (14/4/2026).

Kunci sukses Meta ada pada paket tool iklan otomatis Advantage+. Alat ini memudahkan pengiklan menyederhanakan kampanye dan tingkatkan pengembalian investasi pemasaran. Hasilnya, tool ini cepat diadopsi luas oleh para pengiklan.

“Dengan melampaui Google, Meta pada dasarnya telah memvalidasi banyak strategi intinya,” kata Max Willens, analis utama di Emarketer.

Google memang punya sumber pendapatan lain seperti langganan YouTube Premium. Tapi, bisnisnya yang lebih beragam justru bikin sulit saingi Meta di iklan murni.

Platform kecil seperti Snap dan Pinterest lebih rentan kena potong anggaran iklan saat geopolitik tak pasti. Sebab, pengeluaran iklan digital cenderung terkonsentrasi di raksasa seperti Meta dan Google.

Emarketer sebut pendorong utama pergeseran ini adalah percepatan pertumbuhan Meta. Pertumbuhannya diprediksi 24,1% tahun ini, naik dari 22,1% pada 2025. Sementara Google stabil di 11,9% pada 2026.

Meta perkuat posisi lewat iklan di WhatsApp dan Threads. Instagram Reels juga terus saingi TikTok serta YouTube Shorts di video pendek yang lagi ngetren.

Secara keseluruhan, Google, Meta, dan Amazon diproyeksikan kuasai 62,3% pangsa pasar iklan digital global sepanjang 2026, kata Emarketer.

Baca Juga:

Kacamata AI Ray-Ban Meta Rp8 Jutaan Resmi Rilis

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*