
Tol Getaci terpanjang Indonesia mandek gara-gara traffic rendah minim investor. Menteri PU alihkan anggaran ke Bendungan Cibeet-Cijurey cegah banjir Karawang-Bekasi rampung 2027-2028.
JOSS.CO.ID – Proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) sepanjang 206,65 km, yang disebut sebagai tol terpanjang di Indonesia, masih belum jalan. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo blak-blakan bilang penyebab utamanya adalah minimnya minat investor karena proyeksi lalu lintas jalan yang kurang menggiurkan.
“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang,” kata Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).
Pemerintah biasanya bantu dengan suntikan dana konstruksi atau “chip in” untuk tarik investor. Tapi kali ini, anggaran terbatas jadi opsi itu ditinggalkan.
“Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” ujarnya.
Daripada tol Getaci, Kementerian PU kini fokus ke proyek bendungan prioritas seperti Bendungan Cibeet dan Cijurey. Ini untuk kurangi risiko banjir di Kabupaten Bogor, Karawang, dan Bekasi.
“Apakah lebih baik kita misalnya chip in di Getaci atau kita percepat Cibeet dan Cijurey supaya Karawang dan Bekasi itu nggak banjir lagi ke depannya,” tutur Dody.
Targetnya, kedua bendungan selesai bertahap mulai 2027 hingga 2028. “Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027-2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi. Jadi paling nggak selesai 2027 dan sisanya 2028,” paparnya.
Tol Getaci sudah masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020, tapi sering gagal lelang dan kini dalam tahap review ulang. Serupa dengan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali sepanjang 96,84 km yang butuh Rp25,4 triliun. Proyek ini juga gagal lelang berkali-kali dan sedang disiapkan untuk dilelang lagi.
“KPBU kita belum ada yang mau lelang kan ya. Kita lagi siapin semuanya kayak Getaci, Gilimanuk-Mengwi, sedang kita siapkan semuanya,” ujar Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Keputusan ini jadi pelajaran bahwa proyek infrastruktur harus pertimbangkan faktor ekonomi seperti traffic sebelum digarap. Bagi traveler, penundaan Tol Getaci berarti rute darat ke Jawa Barat Tengah masih pakai jalan biasa, sementara bendungan baru bisa bikin perjalanan ke Bogor-Karawang lebih aman dari banjir musiman.

Leave a Reply