Timnas Putri U-17 Bungkam Makau 2-0 di Kualifikasi Piala Asia 2026, Garuda Muda Puncaki Grup C

Timnas Putri U-17 Bungkam Makau 2-0 di Kualifikasi Piala Asia 2026, Garuda Muda Puncaki Grup C
Kapten Timnas Putri Indonesia U-17, Jazlyn Firyal. [Instagram]

Timnas Putri U-17 Indonesia Bungkam Makau 2-0 di Kualifikasi Piala Asia 2026. Gol Jazlyn dan Stalin bawa Garuda Muda puncaki Grup C

JOSS.CO.ID – Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia U-17 membuka langkah gemilang di Kualifikasi Piala Asia Putri U-17 2026. Bertanding di Stadion Padaythar, Yangon, Myanmar, Senin (13/10/2025), pasukan muda Garuda Pertiwi sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas Makau U-17.

Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Jazlyn Kayla Firyal pada menit ke-57 dan Katarina Stalin di menit ke-60. Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi teratas Grup C, unggul selisih gol dari para pesaingnya.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata perkembangan pesat sepak bola putri Indonesia di level usia muda, sekaligus menegaskan ambisi mereka menembus putaran final Piala Asia Putri U-17 yang akan digelar pada 2026.

Pelatih Timo Scheunemann Puas dengan Performa Anak Asuh

Pelatih Timnas Putri U-17, Timo Scheunemann, mengaku puas dengan hasil positif yang diraih timnya. Meski demikian, ia menilai masih banyak aspek yang harus diperbaiki menjelang laga selanjutnya melawan Mongolia dan Myanmar.

“Kami bermain cukup dominan sejak awal, tapi penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah. Anak-anak menunjukkan semangat juang luar biasa, dan kemenangan ini adalah hasil kerja keras mereka,” ujar Timo dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari laman resmi PSSI.

Timo menambahkan, kemenangan atas Makau menjadi momentum penting untuk membangun kepercayaan diri pemain. Ia juga menekankan pentingnya rotasi pemain agar seluruh skuad siap tampil maksimal di laga berikutnya.

Statistik Pertandingan: Indonesia Unggul

Dari sisi statistik, Indonesia benar-benar mendominasi. Berdasarkan data dari situs resmi AFC, Garuda Pertiwi Muda mencatatkan 68% penguasaan bola, melepaskan 14 tembakan ke gawang, dan memenangkan 9 kali duel udara.

Makau U-17 hanya mampu menciptakan dua peluang sepanjang laga, itu pun tak mengancam serius gawang Indonesia yang dijaga oleh kiper muda Raisa Alhuda.

Dominasi Indonesia juga terlihat dari penguasaan lini tengah yang dikomandoi Dara Ayu dan Anastasia Fitriani. Kombinasi keduanya membuat aliran bola dari belakang ke depan berjalan lancar, menciptakan banyak peluang dari sayap.

Gol Cantik Jazlyn dan Katarina Jadi Penentu Kemenangan

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Indonesia langsung tancap gas di babak kedua. Gol pertama datang pada menit ke-57 melalui sang kapten, Jazlyn Kayla Firyal, yang sukses memanfaatkan bola rebound hasil sepak pojok.

Tiga menit berselang, giliran Katarina Stalin menggandakan keunggulan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Gol tersebut menegaskan keunggulan Indonesia sekaligus membungkam perlawanan Makau yang mulai kehilangan konsentrasi.

Meski terus menekan hingga akhir laga, sejumlah peluang tambahan dari Nadia Rahma dan Tania Salsabila masih gagal berbuah gol. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Klasemen Sementara Grup C Kualifikasi Piala Asia U-17 2026

Berikut klasemen sementara Grup C setelah laga pertama:

  1. Indonesia U-17 – 3 poin (+2)
  2. Myanmar U-17 – 3 poin (+1)
  3. Mongolia U-17 – 0 poin (-1)
  4. Makau U-17 – 0 poin (-2)

Dengan hasil ini, Timnas Putri U-17 hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memperbesar peluang lolos ke putaran final. Laga berikutnya kontra Mongolia U-17 pada Rabu (15/10/2025) diprediksi akan menjadi ujian konsistensi bagi Garuda Pertiwi Muda.

Perjalanan Menuju Putaran Final Piala Asia 2026

Kualifikasi Piala Asia Putri U-17 2026 dibagi ke dalam beberapa grup. Hanya juara grup dan beberapa runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final. Indonesia sendiri terakhir kali tampil di level ini pada edisi 2019, namun belum pernah menembus fase utama.

Kemenangan perdana ini membuka asa bagi generasi baru sepak bola putri Indonesia untuk mencatat sejarah. Dukungan penuh dari PSSI, para pelatih, dan masyarakat diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi skuad muda ini.

Di media sosial, kemenangan Indonesia atas Makau menjadi trending di linimasa X (Twitter) dan Instagram. Banyak warganet mengungkapkan rasa bangga terhadap perjuangan para pemain muda tersebut.

Beberapa komentar netizen menyebutkan bahwa kemenangan ini adalah “angin segar” bagi sepak bola putri Indonesia yang selama ini kurang mendapat perhatian media.

“Mainnya keren banget! Semoga bisa lolos ke Piala Asia dan bikin sejarah baru,” tulis akun @bolakita.id di Instagram.

“Garuda Pertiwi U-17 ini punya masa depan cerah. Salut buat kerja keras mereka!” komentar @fansepakbola di platform X.

Usai menundukkan Makau, fokus Indonesia kini tertuju pada laga melawan Mongolia U-17 dan Myanmar U-17. Timo Scheunemann menegaskan tidak akan meremehkan lawan, meskipun secara peringkat FIFA Indonesia lebih unggul.

“Mongolia punya fisik kuat, sedangkan Myanmar punya dukungan penuh suporter. Kami harus disiplin dan tetap fokus di setiap pertandingan,” tegas Timo.

Kemenangan atas Mongolia akan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk lolos ke babak utama. Jika mampu menaklukkan tuan rumah Myanmar di laga pamungkas, Garuda Pertiwi Muda bisa memastikan tiket ke putaran final Piala Asia Putri U-17 2026.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan apresiasi atas kemenangan perdana Timnas Putri U-17. Ia menilai hasil ini adalah buah dari pembinaan berkelanjutan dan program regenerasi yang mulai menunjukkan hasil nyata.

“Kita tidak hanya membangun tim senior, tapi juga fondasi masa depan sepak bola putri Indonesia. Mereka layak didukung karena kerja kerasnya luar biasa,” ujar Erick dalam keterangan resmi.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menyatakan dukungan penuh terhadap program pengembangan sepak bola putri nasional.

Kemenangan 2-0 atas Makau menjadi awal manis bagi Timnas Putri Indonesia U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2026. Performa impresif Jazlyn Firyal dan kawan-kawan membuktikan bahwa generasi muda sepak bola putri Tanah Air memiliki potensi besar untuk bersaing di level Asia.

Dengan dua laga tersisa di fase grup, peluang Indonesia masih terbuka lebar untuk mencatatkan sejarah baru. Dukungan publik, konsistensi permainan, serta strategi matang dari pelatih Timo Scheunemann akan menjadi kunci keberhasilan mereka.

Baca Juga: Tagar “Kluivert Out” Menggema Usai Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*