Albania Pertimbangkan Bentuk Kementerian yang Dipimpin AI untuk Lawan Korupsi

Ilustrasi AI Manusia. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Albania – Pemerintah Albania tengah menimbang pembentukan kementerian yang dijalankan penuh oleh kecerdasan buatan (AI). Perdana Menteri Edi Rama menyebut teknologi AI dapat menjadi instrumen penting untuk memberantas korupsi sekaligus meningkatkan transparansi pemerintahan.

“Suatu hari nanti, Albania bisa memiliki kementerian yang sepenuhnya dipimpin AI. Dengan begitu, tidak ada nepotisme atau konflik kepentingan,” kata Edi Rama dalam konferensi pers tentang digitalisasi, dikutip Politico.EU, Rabu (20/8/2025).

Ia menambahkan, bila terwujud, Albania berpotensi menjadi negara pertama yang menghadirkan menteri AI hingga perdana menteri berbasis AI.

Mantan politisi partai berkuasa, Ben Blushi, menilai AI justru bisa menciptakan tata kelola yang lebih baik daripada manusia. Menurutnya, AI tidak bisa disuap, tidak membutuhkan gaji, serta mampu bekerja tanpa henti.

“Mengapa memilih politisi jika layanan publik bisa dikerjakan AI?” ucap Blushi.

Albania sendiri masih dililit kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi. Oposisi Sali Berisha tengah menjalani persidangan korupsi, sementara mantan perdana menteri sekaligus presiden Ilir Meta kini mendekam di penjara.

Saat ini, AI sudah diterapkan untuk mengelola pengadaan umum, menganalisis transaksi pajak dan bea cukai secara real time, serta mendeteksi penyimpangan keuangan, sesuai permintaan Uni Eropa agar sektor ini diperkuat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*