KAI Daop 4 Semarang Maksimalkan Layanan, Minimalkan Dampak Kelambatan Perjalanan KA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang

JOSS.CO.ID, SEMARANG — KAI Daop 4 Semarang terus mengupayakan berbagai langkah untuk meminimalkan dampak kelambatan keberangkatan maupun kedatangan yang masih terjadi di stasiun wilayah operasionalnya pada 3 Agustus 2025, di tengah masa pemulihan kondisi operasional pasca rintangan jalan di wilayah Stasiun Pegadenbaru.

Pada Minggu (3/8/2025), sebagian besar perjalanan kereta api di Daop 4 telah kembali normal, dengan keberangkatan dan kedatangan yang berjalan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan berbagai strategi untuk menekan keterlambatan perjalanan kereta api sekaligus menjaga kesinambungan layanan kepada pelanggan.

“Kami terus melakukan penyesuaian operasional secara dinamis agar layanan tetap berjalan semaksimal mungkin di tengah kondisi pemulihan. Setiap keputusan operasional kami fokuskan tidak hanya pada efisiensi waktu dan kenyamanan pelanggan, tetapi yang utama adalah aspek keselamatan,” ungkap Franoto.

Strategi Operasional dan Layanan Proaktif

Dalam upaya meminimalkan dampak kelambatan, KAI Daop 4 melakukan optimalisasi rotasi rangkaian, penyesuaian jadwal keberangkatan, hingga koordinasi lintas-daop.

Selain itu, penyampaian informasi kepada pelanggan dilakukan secara proaktif. Petugas layanan pelanggan disiagakan di stasiun, sementara kanal digital seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, media sosial resmi, dan Contact Center 121 dioptimalkan agar pelanggan mendapatkan informasi terkini dan akurat.

Salah satu langkah proaktif yang dijalankan adalah pengiriman WA/SMS blast kepada pelanggan dalam tiga hari terakhir. Pesan ini berisi notifikasi terkait status perjalanan, perubahan jadwal, dan informasi penting lainnya bagi penumpang yang perjalanannya terdampak.

Kemudahan Refund dan Apresiasi untuk Pelanggan

KAI Daop 4 juga memastikan proses pembatalan tiket dan pengembalian bea (refund) berjalan lancar. Hingga Minggu (3/8/2025) pukul 20.00 WIB, tercatat 5.522 pembatalan tiket telah dilayani di wilayah operasional ini.

“Kami menyadari pentingnya komunikasi yang cepat dan akurat dalam situasi seperti ini. Oleh karena itu, seluruh kanal informasi kami aktifkan secara maksimal, termasuk pengiriman notifikasi langsung kepada pelanggan agar mereka dapat merespons situasi perjalanan dengan baik dan membuat keputusan yang tepat,” jelas Franoto.

Franoto juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelanggan atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama masa pemulihan operasional ini.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian yang telah diberikan,” tutup Franoto.

Baca Juga:

Perbaikan Jalur Usai Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek Ditargetkan Rampung dalam Tiga Hari

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*