JOSS.CO.ID, Klaten – Presiden terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa masih banyak anak Indonesia yang belum menerima makan bergizi gratis (MBG).
Hal ini ia sampaikan saat memberikan arahan dalam acara Peluncuran Kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7).
Prabowo menuturkan bahwa saat dalam perjalanan dari Solo, beberapa anak sekolah menyapanya dan menanyakan kapan mereka bisa menikmati makan bergizi gratis.
“Di pinggir jalan, anak-anak sekolah teriak, ‘Pak, kami belum terima makan bergizi gratis. Kapan, Pak?’ Saya lihat mata mereka penuh harap,” ujar Prabowo seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa saat ini baru sekitar 6,7 juta anak yang menerima program gizi anak tersebut. Meski begitu, ia menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan MBG ke seluruh wilayah.
“Kami memang belum bisa menyalurkan lebih cepat karena terkendala regulasi dan ketentuan. Tapi Insyaallah, akhir tahun ini seluruh anak-anak Indonesia akan mendapat makan bergizi,” katanya.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyiapkan strategi percepatan distribusi makan bergizi gratis kepada 82,9 juta penerima. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut bahwa pelaksanaan penuh program ini akan dimulai pada akhir November atau awal Desember 2025.
Dadan menambahkan bahwa target distribusi awalnya diproyeksikan hingga 2029. Namun, atas arahan presiden, BGN mempercepat implementasinya.
“Kita mulai distribusi serentak pada Desember tahun ini,” jelasnya.

Leave a Reply