JOSS.CO.ID, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) akan membuka rekrutmen guru untuk Sekolah Rakyat mulai bulan depan. Ini menyusul penetapan 53 lokasi Sekolah Rakyat di Indonesia.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi paling cepat pada Juli 2025 di daerah yang sudah siap. Sekolah ini bertujuan memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Sekolah Rakyat akan menyediakan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA dengan standar nasional. Kurikulumnya mencakup pelajaran formal, penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan.
“Sekolah ini 100 persen gratis, termasuk seragam, makan, dan ada asrama untuk tempat tinggal siswa,” katanya, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (14/3/2025).
Saat ini, Kemensos telah membentuk tim untuk mempersiapkan Sekolah Rakyat, yang terdiri dari pengarah, pelaksana, dan ahli. Ada juga beberapa satuan tugas (satgas) yang mengurus rekrutmen guru, rekrutmen siswa, dan kurikulum.
Sekolah ini akan bekerja sama dengan para ahli untuk menyusun materi pendidikan karakter. Materi ini akan diajarkan setiap sore hingga malam dalam program sekolah karakter. Mengingat Sekolah Rakyat berbasis asrama, kegiatan siswa akan teratur sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kemensos juga akan menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyusun kurikulum pendidikan karakter dan memastikan tenaga pengajar keagamaan sesuai dengan nilai spiritual dan budaya Indonesia.
“Siswa Sekolah Rakyat akan belajar dengan kurikulum unggul di pagi hari dan mengikuti sekolah karakter di sore hingga malam hari,” tambah Mensos.

Leave a Reply