Temanggung Gelontorkan Rp600 Juta DBHCHT untuk Pelatihan Kerja, Target Tekan Pengangguran

Kepala Dinperinaker Temanggung, Sri Endang Praptiningsih. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Temanggung – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 juta dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk mendanai program pelatihan keterampilan berbasis kompetensi dan produktivitas kerja.

‎”Anggaran Rp600 juta ini berasal dari DBHCHT tahun 2025, khusus untuk mendukung pelatihan keterampilan kerja,” ujar Kepala Dinperinaker Temanggung, Sri Endang Praptiningsih, pada Rabu (11/6/2025).

‎Pada tahun ini, Dinperinaker membuka sembilan bidang pelatihan kerja, yang meliputi menjahit, perbengkelan, pengelasan, barista, potong rambut, hingga pembuatan kue dan roti kering. Sebanyak 144 peserta telah terdaftar dalam program ini. Peserta umumnya merupakan anak-anak maupun keluarga petani dan buruh tembakau, sejalan dengan tujuan DBHCHT untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga yang bergantung pada industri tembakau.

‎”Program ini bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia usaha maupun dunia kerja. Setiap peserta akan mengikuti 180 jam pelatihan yang dilaksanakan selama 22 hari atau sekitar satu bulan penuh,” jelas Sri Endang.

‎Lebih lanjut, Dinperinaker Temanggung berharap pelatihan ini mampu membekali para pencari kerja dengan skill kompetitif, sehingga mereka siap menghadapi ketatnya persaingan di pasar tenaga kerja. Program ini juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Temanggung yang masih cukup tinggi, yakni lebih dari 12 ribu pengangguran pada 2025.

‎”Selain meningkatkan keterampilan, tujuan utama program ini adalah menurunkan tingkat pengangguran di Temanggung,” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*