‎Batang Kembangkan Kota Inklusif, Seragam Gratis dan Ruang Publik Jadi Prioritas

Ilustrasi Kab. Batang. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mulai mengembangkan konsep Kota Inklusif sebagai bagian dari transformasi tata kota yang ramah bagi semua kalangan. Program ini menjadi salah satu prioritas utama di tahun pertama kepemimpinan Bupati Faiz Kurniawan.

‎Bupati Batang, Faiz Kurniawan, menyatakan bahwa tahun 2025 akan difokuskan pada pembangunan kota yang inklusif, di mana seluruh warga—tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, atau status sosial—dapat merasa nyaman dan terlayani secara adil.

‎Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Batang akan memulai pembangunan fisik dan penataan kawasan kota. Termasuk di dalamnya penataan pedagang kaki lima di area Alun-Alun Batang dan pengembangan ruang publik hijau yang bisa diakses semua lapisan masyarakat.

‎Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga menunjukkan keberpihakan pada pendidikan melalui program bantuan seragam gratis untuk siswa SD dan SMP. Tahun depan, siswa SD akan menerima seragam putih-merah secara cuma-cuma, sementara siswa SMP mendapatkan seragam putih-biru.

‎Faiz menegaskan bahwa Pemkab Batang akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari cita-cita menuju Batang yang mandiri dan memiliki daya saing.

‎“Transformasi ini bukan hanya soal bangunan dan fasilitas, tapi tentang bagaimana semua warga, terutama anak-anak, bisa tumbuh dalam lingkungan yang mendukung,” ujar Faiz dalam keterangannya, Minggu (1/6).

‎Ia juga berharap capaian 100 hari kerja ini menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan visi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*