Warga Rasakan Manfaat, Tarif Trans Jateng Turun Jadi Rp1.000 Berkat Kebijakan Gubernur Luthfi

Warga sedang naik memanfaatkan layanan BRT Trans Jateng di Terminal Gubug Kabupaten Grobogan. (Foto: Kominfo Jateng)

JOSS.CO.ID – Kebijakan dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menurunkan tarif Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng menjadi hanya Rp1.000 bagi buruh, pelajar, veteran, lansia, dan penyandang disabilitas, mendapat respon positif dari masyarakat.

Penyesuaian tarif ini sudah berlaku sejak 15 Mei 2025 dan berlaku di tujuh koridor Trans Jateng. Dengan tarif yang lebih terjangkau, masyarakat yang termasuk dalam kategori tersebut bisa menghemat pengeluaran transportasi mereka secara signifikan.

Salah satu buruh tekstil asal Grobogan, Rosita Handayani, mengatakan bahwa dengan tarif baru ini, dia bisa menggunakan uang yang biasanya dipakai untuk ongkos menjadi kebutuhan lain.

“Ya senang, wong UMR-nya sedikit. Alhamdulillah trans sekarang seribu, bisa untuk tambah uang saku anak, atau buat tambah-tambah beli sayur di pabrik, kan dua sif. Harapannya ya semoga ini selamanya Rp1.000 terus untuk para buruh,” ujar Rosita.

Tak hanya para buruh, pelajar juga mendapat manfaat. Rina, siswi MAN 2 Grobogan, mengatakan kini lebih mudah pergi-pulang sekolah tanpa harus khawatir kehabisan uang saku karena ongkos yang semakin murah.

“Lebih murah, lebih enak. Karena terkadang kalau pulang uang saku sudah mau habis kalau harus menyisihkan Rp2.000. Sekarang dengan Rp1.000 lebih ringan. Fasilitasnya pun nyaman, tidak kepanasan dan bisa ngadem,” jelasnya.

Sementara itu, penumpang umum tetap mendukung kebijakan penyesuaian tarif meski harus membayar Rp5.000. Herma Dwi Handayani, salah satu pengguna setia Trans Jateng, menilai fasilitas yang diberikan sangat memadai.

“Sekarang naik jadi Rp5.000. Untuk fasilitasnya saya akui nyaman banget. Kalau naik motor kan panas, kalau naik bus kan adem, tidak capek, bisa tiduran sambil istirahat. Harapannya bisa ditambah armadanya,” kata Herma.

Dengan kebijakan ini, Gubernur Luthfi berupaya membantu kelompok rentan sekaligus meningkatkan penggunaan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau di Jawa Tengah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*