
JOSS.CO.ID, Solo – Rumah Sakit Indriati Solo Baru kini menghadirkan layanan PET Scan (Positron Emission Tomography), teknologi pencitraan medis tercanggih yang mampu mendeteksi berbagai penyakit secara lebih dini dan akurat. Perangkat ini menjadi satu-satunya alat PET Scan pertama di Jawa Tengah dan hanya tersedia di delapan rumah sakit seluruh Indonesia.
Direktur RS Indriati Solo Baru, William Tanoyo, menegaskan bahwa kehadiran PET Scan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan layanan kesehatan presisi di Tanah Air.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan medis modern yang presisi, cepat, dan terjangkau. Alat ini mampu mendeteksi stadium awal kanker, serta gangguan jantung dan saraf secara lebih akurat,” ungkap William saat peluncuran di Instalasi Kedokteran Nuklir, Kamis (15/5).
PET Scan dirancang untuk mendeteksi perjalanan penyakit secara menyeluruh dan mendalam. Dengan teknologi ini, dokter dapat melakukan diagnosis lebih cepat, yang pada akhirnya meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Dokter spesialis kedokteran nuklir teranostik molekuler, dr. Andreas Lim, menjelaskan bahwa PET Scan sangat efektif untuk mendeteksi kanker, gangguan jantung, dan penyakit neurologis secara detail.
“Melalui PET Scan, kanker bisa terdeteksi lebih awal. Ini memungkinkan penanganan dilakukan lebih cepat dan berpotensi menyelamatkan lebih banyak nyawa,” jelas dr. Andreas.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambut baik hadirnya layanan PET Scan di RS Indriati Solo Baru. Ia menilai kehadiran alat tersebut memudahkan masyarakat Jawa Tengah dalam memperoleh layanan deteksi kanker tanpa harus pergi ke luar kota atau provinsi.
“Dengan hadirnya PET Scan di Sukoharjo, masyarakat tak perlu jauh-jauh untuk memeriksakan kanker. Ini bukti kemajuan pelayanan kesehatan di Jawa Tengah,” ucap Gubernur.
Ia juga mengapresiasi RS Indriati atas pelayanannya yang holistik dan berharap rumah sakit lain dapat meniru langkah inovatif ini demi kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Leave a Reply