
JOSS.CO.ID, Magelang – Ribuan pengemudi angkutan yang tergabung dalam Komunitas Driver Elf Mania Indonesia (KDEMI) mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersamaan dengan acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) Ke-5 yang diselenggarakan di Jawa Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dan memberikan akses pemeriksaan kesehatan bagi anggota komunitas tersebut.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya memperkuat program kesehatan masyarakat dengan melibatkan berbagai komunitas, termasuk KDEMI. Ia berharap melalui kerja sama ini, kesehatan masyarakat, khususnya para pengemudi angkutan, dapat lebih terjaga.
Dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, ditemukan adanya lima pengemudi yang terindikasi terpapar tuberkulosis (TBC).
“Kami akan segera memberikan perawatan kepada kelima orang tersebut hingga tuntas dalam enam bulan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menyelamatkan masyarakat,” ujar Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur, di Magelang pada Minggu (28/04/2025),
Menanggapi temuan tersebut, Gus Yasin menekankan pentingnya melakukan skrining pada anggota keluarga yang terpapar TBC untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
“Jika ada satu anggota keluarga yang terpapar, seluruh keluarga harus diperiksa. Penyakit ini berbahaya dan tidak boleh dibiarkan berkembang, karena bisa membahayakan kesehatan keluarga dan lingkungan,” jelasnya.
Selain itu, Gus Yasin juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan kesehatan yang aktif dalam memberikan edukasi, memfasilitasi pemeriksaan kesehatan, dan mengajak masyarakat untuk tidak ragu atau malu dalam memeriksakan kesehatannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengemudi KDEMI yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, serta menyebutkan bahwa keberadaan komunitas tersebut turut mendukung pariwisata dan pertumbuhan ekonomi desa di Jawa Tengah.
Pada kesempatan itu, berbagai bantuan juga disalurkan, termasuk santunan jaminan kematian dan jaminan hari tua sebesar Rp42,6 juta, santunan kecelakaan kerja senilai Rp14 juta, tabungan dari Bank Jateng, serta paket sembako dari Baznas Jateng untuk anggota KDEMI.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yunita Dyah Kusminar, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat dan puskesmas untuk melakukan skrining pada keluarga anggota yang terpapar TBC.
“Kami juga akan bekerja sama dengan provinsi lain karena komunitas ini melibatkan anggota dari enam provinsi,” katanya.
Selain pemeriksaan kesehatan gratis, Dinas Kesehatan juga melaksanakan layanan dokter spesialis keliling (Speling) yang diharapkan dapat mempercepat deteksi dini penyakit menular di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Ketua Pembina KDEMI, Andi Ramadan, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pak Taj Yasin. Komunitas kami yang tersebar di enam provinsi dengan 15 ribu anggota siap terus bersinergi dengan pemerintah untuk kesejahteraan anggota dan pembangunan yang lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan Kopdarnas Ke-5 KDEMI ini dihadiri oleh sekitar 1.500 anggota dari berbagai daerah, menandai suksesnya acara yang tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi anggotanya.

Leave a Reply