
JOSS.CO.ID, Kudus – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tahun ini memberangkatkan 1.423 calon haji untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah. Angka ini mencatatkan jumlah jamaah haji yang cukup signifikan dari daerah tersebut.
“Sebanyak 1.423 calon haji dari Kudus sudah siap berangkat, dengan 31 di antaranya merupakan lansia berusia 65 tahun ke atas,” ujar Muhammad Ulin Nuha, Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kudus, saat mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik Haji gelombang pertama di Kudus, Minggu (13/4/2025).
Pemberangkatan tahun ini, lanjut Ulin, sudah melalui sistem prioritas yang menempatkan calon haji lansia dalam daftar utama. Calon haji termuda berasal dari Kecamatan Bae, berusia 18 tahun, sementara yang tertua berusia 84 tahun dan berasal dari Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo.
Meskipun kelompok terbang (kloter) untuk pemberangkatan haji sudah disusun, Ulin menjelaskan bahwa jadwal pasti dan pembagian gelombang belum bisa dipastikan. “Saat ini, kloter keberangkatan masih dalam bentuk draf. Belum ada keputusan final apakah semua akan berangkat di gelombang pertama,” katanya.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kemenag Kudus yang telah mempersiapkan calon haji dengan matang. Dalam sambutannya, Sam’ani menekankan pentingnya bimbingan manasik haji untuk memastikan calon haji bisa menjalankan ibadah dengan baik, mengingat perkembangan infrastruktur di Makkah yang sangat pesat.
“Di Makkah, perubahan luar biasa terjadi. Dulu transportasi mengandalkan bus, sekarang sudah tersedia kereta dan fasilitas serba elektronik. Bahkan, calon haji yang tidak bisa berjalan akan dipermudah dengan mobil kecil, menggantikan kursi roda seperti sebelumnya,” ujarnya.
Sam’ani juga mengingatkan bahwa perluasan tempat yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi berpotensi mempengaruhi lokasi-lokasi ibadah haji. Oleh karena itu, bimbingan manasik haji sangat penting agar calon haji dapat mengikuti semua prosedur dengan lancar.
“Dengan bimbingan ini, diharapkan ibadah haji bisa dilakukan dengan khusyuk dan lancar. Tak hanya itu, perjalanan berangkat dan pulang ke Kudus juga diharapkan berjalan tanpa hambatan,” tambah Sam’ani.
Sam’ani juga berpesan kepada calon haji yang masih muda dan memiliki kondisi fisik yang kuat untuk membantu para calon haji yang lebih tua, terutama yang sudah lansia. Dengan saling membantu, diharapkan seluruh jamaah haji dari Kudus bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan penuh berkah.

Leave a Reply