Viral Pengajian Gus Iqdam di Pacitan Pakai Musik DJ dan Sound Horeg, Begini Penjelasannya

Viral Pengajian Gus Iqdam di Pacitan Pakai Musik DJ dan Sound Horeg, Begini Penjelasannya

Viral Pengajian Gus Iqdam di Pacitan Pakai Musik DJ dan Sound Horeg, Begini Penjelasannya

JoSS – Pengajian yang dipimpin oleh Muhammad Iqdam Kholid, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Iqdam, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, pengajian yang digelar oleh Pemkab Pacitan, Jawa Timur, ini dibuka dengan acara yang menggunakan musik DJ, berbeda dari pengajian pada umumnya.

Sebuah video yang beredar di Instagram memperlihatkan suasana pengajian tersebut. Dalam video itu, tampak para jemaah yang hadir mengikuti acara dengan penuh antusias. Pembawa acara yang memperkenalkan sesi hadrah menyebutkan, “Dan inilah hadrah Pusat Sabilu Taubah,” yang kemudian diikuti oleh alunan musik DJ yang terdengar cukup kencang. Video ini kemudian memantik ribuan komentar dari warganet yang beragam, baik yang mendukung maupun yang mengkritik.

Menanggapi hal tersebut, pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilu Taubah, Ilham Burhanuddin, atau yang akrab disapa Jebor, akhirnya angkat bicara. Ia membenarkan bahwa video tersebut memang diambil saat acara pengajian bersama Pemkab Pacitan dua minggu yang lalu. “Iya, itu memang musiknya seperti itu. Itu opening saat tim hadrah masuk panggung. Itu (musiknya) cuma semenit saja,” jelasnya, Kamis (12/2).

Ilham juga menjelaskan bahwa musik DJ tersebut dipilih oleh tim Sabilu Taubah dengan tujuan untuk menarik perhatian masyarakat. Musik DJ ini hanya digunakan sebagai hiburan dan sebagai pengiring saat tim hadrah menuju panggung. “Pemilihan lagu memang dari kita, pakai itu. Biar meriah, orang senang dan tertarik ikut pengajian. Jadi pakai sound horeg juga lighting bagus, agar masyarakat ikut pengajian daripada di jalan. Tidak ada salahnya kan pakai itu (musik),” tambahnya.

Lebih lanjut, Ilham menegaskan bahwa acara tersebut memang sudah dirancang dengan konsep yang unik untuk merangkul masyarakat dari berbagai latar belakang. “Tidak ada masalah saat di acara itu di sana (Pacitan), karena dari awal sudah disampaikan MC bagaimana Sabilu Taubah itu terbentuk. Itu memang konsep dari Sabilu Taubah. Yang jelas, tujuannya untuk merangkul seluruh masyarakat untuk mengaji, apapun background-nya,” ujarnya.

Penggunaan musik DJ dan sound horeg dalam acara pengajian ini tentunya memunculkan pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian mendukung karena dianggap dapat menarik perhatian generasi muda untuk ikut serta dalam pengajian, sementara sebagian lainnya merasa bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan tata cara pengajian pada umumnya.

 

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Viral Pengajian Gus Iqdam di Pacitan Pakai Musik DJ dan Sound Horeg, Begini Penjelasannya

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*