Alkid Keraton Solo Belum Dibuka untuk Umum, Pembenahan Masih Berlanjut

Alkid Keraton Solo Belum Dibuka untuk Umum, Pembenahan Masih Berlanjut
Desain Alun-alun Keraton Solo dalam proyek revitalisasi.

JoSS, SOLO – Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo masih belum dibuka untuk umum meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Keraton Solo telah menandatangani serah terima sementara penyelesaian revitalisasi pada Selasa, 24 September 2024. Keraton Solo menyebutkan bahwa proses pembenahan masih terus dilakukan untuk memastikan Alkid siap diakses oleh masyarakat.

Proses Pembenahan Masih Berlanjut

Menurut Pengageng Parentah Keraton Solo, KGPH Dipokusumo, saat ini Alkid sedang dalam tahap penyempurnaan. Pembenahan ini mencakup berbagai aspek, seperti konsep pengelolaan area, penambahan fasilitas, serta pengaturan lalu lintas yang lebih baik.

“Alun-alun selatan sedang dibenahi. Bisa kemungkinan ada perubahan seperti penambahan-penambahan tertentu, termasuk konsepnya ke depan seperti apa, siapa saja yang bisa mengakses, termasuk traffic management [pengaturan lalu lintas] keluar masuk sekitar kawasan cagar budaya Keraton ini seperti apa, ini sedang dibicarakan,” jelas KGPH Dipokusumo.

Penyempurnaan Traffic Management dan Akses

Keraton Solo juga menambahkan bahwa pengaturan lalu lintas di Alkid bukanlah hal baru. Sebelumnya, ada pengaturan yang menyebutkan jam-jam tertentu untuk berbagai jenis kendaraan dan pedagang. Namun, dengan adanya revitalisasi, pengaturan tersebut sedang dipertimbangkan ulang untuk disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Dulu itu ada board [papan] yang menjelaskan jam sekian sampai jam sekian siapa yang melintas, jam sekian gerobak sapi, jam sekian apa, nah sekarang kan sudah beda,” sambung Dipokusumo.

Kapan Alkid Dibuka untuk Umum?

Meskipun pembenahan terus dilakukan, KGPH Dipokusumo belum dapat memastikan kapan Alkid akan dibuka untuk umum. Saat ini, tim Keraton Solo masih menunggu penyesuaian terakhir dan menentukan waktu yang tepat untuk membuka akses publik.

“Ya tergantung juga penyesuaian dan momentumnya untuk kegiatan tersebut,” katanya.

Revitalisasi Diperkirakan Selesai Maret 2025

Sementara itu, Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, KP Eddy Wirabhumi, mengungkapkan bahwa proses revitalisasi Alkid diperkirakan akan berlangsung hingga Maret 2025. Selain itu, ada beberapa pekerjaan yang masih dalam tahap penyempurnaan, termasuk penataan pedagang di area sekitar Alkid.

Penataan Selter Pedagang di Alkid

Keraton Solo tengah berupaya menata ulang selter pedagang yang ada di sekitar Alkid. Selter yang sudah dibangun saat ini hanya mampu menampung 42 pedagang. Namun, pihak Keraton Solo tengah mengusulkan tambahan tempat untuk pedagang agar lebih banyak yang dapat berjualan di sekitar area tersebut.

“Dulu itu ada board [papan] yang menjelaskan jam sekian sampai jam sekian siapa yang melintas, jam sekian gerobak sapi, jam sekian apa, nah sekarang kan sudah beda,” terang Eddy Wirabhumi.

Pantauan di Lapangan

Pada Minggu, 2 Februari 2025, pantauan di lokasi menunjukkan bahwa semua pintu masuk dan keluar Alkid tertutup rapat. Beberapa pengunjung yang menggunakan sepeda motor tampak kecewa karena tidak dapat mengakses area dalam Alkid dan harus berputar balik.

Di bagian dalam Alkid, suasana tampak sepi tanpa aktivitas. Beberapa rumput liar mulai tumbuh tinggi di tengah lapangan, menandakan kurangnya perawatan di area tersebut.

Kebingungan Warganet di Instagram

Keterlambatan pembukaan Alkid juga menjadi bahan perbincangan di media sosial, khususnya di akun Instagram @visitsurakarta. Warganet ramai bertanya-tanya kapan Alkid akan dibuka untuk masyarakat, dengan beberapa pengguna yang menantikan kehadiran kembali aktivitas di area tersebut.

Pembenahan yang masih berlanjut dan proses revitalisasi yang belum selesai menjadi alasan mengapa Alkid belum bisa diakses. Meskipun demikian, Keraton Solo berkomitmen untuk memastikan Alkid siap untuk menerima pengunjung dengan kondisi yang lebih baik dan teratur.

Proses revitalisasi Alun-Alun Kidul (Alkid) Keraton Solo terus berlangsung, dengan berbagai penyesuaian yang masih dilakukan untuk memastikan area ini siap dibuka untuk umum. Pembenahan pengaturan lalu lintas dan penataan pedagang menjadi fokus utama dalam tahap akhir revitalisasi ini. Masyarakat dan warganet pun menantikan kapan Alkid bisa kembali diakses dan menjadi tempat yang nyaman bagi pengunjung.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*