
JoSS, SOLO – Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, mengajak aparatur sipil negara (ASN), warga, dan pedagang Pasar Klewer untuk bersama-sama membersihkan Alun-alun Utara Keraton Solo dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Kota Solo yang ke – 280. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat pagi (31/1/2025) dengan tujuan untuk mempersiapkan kota menjelang peringatan besar tersebut.
Teguh Prakosa memimpin apel kerja bakti yang diikuti oleh ASN, warga, dan pedagang setempat. Dalam acara tersebut, Teguh terlihat mengenakan pakaian putih dan bersama peserta lain, turut serta mencabut rumput liar yang tumbuh di kawasan Alun-alun Utara Keraton Solo.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono, menjelaskan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Kota Solo yang ke-280. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan salah satu ikon kota Solo, yaitu Alun-alun Utara Keraton Solo, yang sering dikunjungi baik oleh warga maupun wisatawan.
“Kami membersihkan area Keraton Solo khususnya Alun-alun Utara karena merupakan salah satu ikon Solo. Saya berharap hari jadi Kota Solo menjadikan kawasan ini bersih dan nyaman bagi publik dan wisatawan,” kata Budi Murtono usai acara.
Selain itu, Budi Murtono juga menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan kawasan Alun-alun Utara ini akan dilanjutkan pada 7 Februari 2025 mendatang. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga merencanakan sejumlah acara lainnya dalam rangka memeriahkan HUT Kota Solo, seperti festival jenang pada acara Solo Car Free Day dan festival jenang pada 17 Februari 2025.
“Rangkaian acara juga ada upacara di Stadion Sriwedari, Festival Jenang di Pura Mangkunegaran dan kawasan Ngarsapura. Rangkaian acara 16 sampai 17 Februari 2025,” lanjutnya.
Pemkot Solo juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk mendukung berbagai kegiatan dalam rangka perayaan HUT ke-280 Kota Solo.
Di sisi lain, dalam perayaan kali ini, kompetisi desain logo HUT ke-280 Kota Solo berhasil dimenangkan oleh warga Jogja, Agus Istianto, dengan desain yang terinspirasi dari bunga pohon sala. Menurut pihak Pemkot Solo, desain tersebut dianggap unik dan tidak terduga, memberikan kesan yang berbeda.
Kepala Bagian Protokol Komunikasi dan Administrasi Pimpinan Setda Solo, Sulistiarini, melaporkan bahwa ada 745 karya yang dikirimkan dalam lomba desain logo HUT ke-280 Kota Solo. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan lomba sebelumnya yang hanya diikuti oleh sekitar 500 peserta.
Sulistiarini menambahkan ada lima logo yang berhasil masuk babak final dan diuji publik. Logo yang terpilih akan digunakan dalam setiap event yang berlangsung di Solo selama satu tahun ke depan. Pemenang pertama lomba desain logo mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta dari Pemkot Solo.
Dengan berbagai kegiatan yang telah direncanakan, Pemkot Solo berharap HUT ke – 280 Kota Solo dapat mempererat rasa kebersamaan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan kota.

Leave a Reply