
JoSS, LAMPUNG – Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan terhadap seorang siswi SMP di Kabupaten Lampung Barat viral di media sosial. Dalam video berdurasi beberapa detik tersebut, tampak seorang siswi yang dikelilingi oleh beberapa pelaku, dipukul dan dijambak oleh mereka.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan sekolah pada hari Rabu, 23 Januari 2025. Dalam video yang beredar, tampak jelas kata-kata kasar yang dilontarkan oleh para pelaku kepada korban yang hingga kini identitasnya belum diketahui. Aksi perundungan ini menimbulkan keprihatinan besar di kalangan masyarakat, terlebih karena terjadi di area pendidikan yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para siswa.
Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden perundungan tersebut. “Benar, saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut untuk mengetahui seperti apa dugaan perundungan tersebut,” kata AKBP Rinaldo, Jumat (24/1/2025).
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. “Saat ini seluruh yang terkait dengan video tersebut, para siswi, para orangtua, dan pihak sekolah sedang dimintai keterangan di unit PPA Satreskrim Polres Lampung Barat,” tambahnya.
Aksi perundungan ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di sekolah yang mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Masyarakat berharap, kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.
Pihak Kepolisian Serius Menangani Kasus ini
Polres Lampung Barat berjanji untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku. Proses hukum akan dilakukan jika terbukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para pelaku. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran orangtua, guru, dan masyarakat dalam mengawasi dan melindungi anak-anak dari perundungan yang bisa merusak masa depan mereka.
Masyarakat diharapkan untuk lebih aktif melaporkan jika terjadi perundungan di lingkungan sekitar. Sementara itu, pihak sekolah diharapkan untuk lebih tegas dalam menangani perundungan, serta menciptakan sistem perlindungan yang baik bagi siswa-siswi mereka.
Menghindari Perundungan di Sekolah
Kekerasan di sekolah, seperti perundungan, dapat memiliki dampak psikologis yang serius bagi korban. Oleh karena itu, penting bagi setiap sekolah untuk membangun budaya anti-bullying dan menyediakan dukungan psikologis bagi siswa. Para orangtua juga diharapkan lebih jeli dalam memantau perkembangan anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.
Peristiwa ini semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orangtua, dan pihak berwenang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply