7 Hidangan Eropa Paling Unik dan Ekstrem, Berani Coba?

Casu Marzu
Casu-Marzu (pickytop.com)

7 Hidangan Unik dan Ekstrem dari Benua Eropa – Butuh Nyali untuk Mencoba

SETIAP sudut dunia memiliki keunikan kuliner yang mencerminkan budaya dan tradisi setempat. Tidak hanya Asia dan Afrika yang dikenal dengan makanan ekstremnya, ternyata benua Eropa juga menyimpan deretan hidangan ekstrem yang cukup menantang. Bagi para pecinta kuliner yang berjiwa petualang, mencoba makanan ini bisa menjadi pengalaman tak terlupakan.

Berikut ini adalah 7 hidangan ekstrem dari benua Eropa yang membutuhkan nyali besar untuk mencobanya:

1. Hákarl – Ikan Hiu Fermentasi dari Islandia

Hákarl
Hákarl (thedailymeal.com)

Hákarl adalah ikan hiu Greenland yang difermentasi dan dikeringkan selama beberapa bulan. Hidangan ini dikenal dengan aroma amonianya yang sangat menyengat. Meski bagi sebagian orang baunya sangat mengganggu, Hákarl dianggap sebagai makanan tradisional yang mewakili budaya Islandia.

2. Casu Marzu – Keju Berulat dari Italia

Casu Marzu
Casu-Marzu (pickytop.com)

Casu Marzu merupakan keju tradisional Sardinia yang dibuat dengan cara membiarkan larva lalat berkembang di dalam keju. Larva ini membantu proses fermentasi hingga keju menjadi sangat lembut. Banyak orang menganggap keju ini sangat lezat, meskipun memakannya bersama larva hidup bisa menjadi tantangan tersendiri.

3. Surströmming – Ikan Fermentasi dari Swedia

Surströmming
Surströmming (gourmandize.com)

Surströmming adalah ikan herring Baltik yang difermentasi selama beberapa bulan dan disimpan dalam kaleng. Bau busuk yang menyengat saat kaleng dibuka adalah ciri khasnya. Namun, masyarakat Swedia menikmati Surströmming sebagai makanan tradisional, biasanya disajikan dengan roti tipis dan kentang.

4. Blutwurst – Sosis Darah dari Jerman

blutwurst
Blutwurst (chefkoch.de)

Blutwurst atau sosis darah adalah hidangan yang terbuat dari campuran darah babi atau sapi, lemak, dan bumbu. Hidangan ini sering disajikan sebagai bagian dari sarapan atau menu tradisional di Jerman. Rasanya cukup unik, tapi bagi sebagian orang, gagasan memakan darah mungkin cukup mengintimidasi.

5. Haggis – Hidangan Organ Dalam Domba dari Skotlandia

haggis
Haggis (t-Online.de)

Haggis adalah makanan tradisional Skotlandia yang dibuat dari jeroan domba seperti hati, paru-paru, dan jantung, yang dicincang halus dan dicampur dengan rempah-rempah, oatmeal, serta lemak. Campuran ini dimasukkan ke dalam perut domba lalu direbus hingga matang. Meski terdengar ekstrem, Haggis menjadi makanan kebanggaan Skotlandia.

6. Snæfellsnes – Sarang Burung Layang-layang Kering dari Islandia

Snæfellsnes
Snæfellsnes (nawon.com.vn)

Hidangan ini terbuat dari sarang burung layang-layang yang telah dikeringkan. Proses memasaknya membutuhkan keahlian khusus agar tekstur sarang tetap renyah namun lembut saat dimakan. Meski jarang ditemukan, Snæfellsnes menjadi makanan yang cukup langka dan unik di Islandia.

7. Smalahove – Kepala Domba Panggang dari Norwegia

Smalahove
Smalahove (mammaskokebok.com)

Smalahove adalah hidangan tradisional Norwegia yang menggunakan kepala domba. Bagian kepala ini dibakar, direbus, atau dipanggang, lalu disajikan dengan kentang dan lobak. Biasanya, bagian mata dan lidah dianggap sebagai yang paling lezat. Hidangan ini sering disajikan saat perayaan Natal di beberapa wilayah Norwegia.

Bagi para pecinta kuliner, mencicipi hidangan ekstrem ini bisa menjadi pengalaman yang menantang sekaligus menarik. Setiap makanan memiliki cerita dan keunikan tersendiri yang mencerminkan budaya lokal di Eropa. Jika Anda memiliki nyali besar, tidak ada salahnya mencoba salah satu dari daftar di atas saat berkunjung ke negara-negara tersebut.

 

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

7 Hidangan Eropa Paling Unik dan Ekstrem, Berani Coba?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*