
JoSS, PEKALONGAN – Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Pekalongan menjadi keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali Mohammad Saleh selaku Wakil Ketua DPRD Jateng, Bank Jateng, Dinas Sosial Provinsi Jateng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Ibu-ibu Dharma Wanita Kab. Pekalongan, Persatuan Istri Anggota DPRD Jateng dan beberapa pihak lainnya.
Pasalnya, bencana tersebut menewaskan belasan warga dan puluhan orang terluka. Karena itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana, Mohammad Saleh dan Bank Jateng menyalurkan bantuan sembako.

Wakil DPRD Jateng, Mohammad Saleh, bantuan yang diberikan bisa langsung dialokasikan di kecamatan-kecamatan yang terdampak bencana. Diharapkan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban hidup warga terdampak bencana.
“Kita dapat belajar dari bencana ini. Ke depan, kita harus tetap semangat untuk bisa menjadikan Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik lagi,” ujar Mohammad Saleh seusai penyerahan bantuan terhadap warga terdampak banjir Pekalongan di Kantor Kecamatan Kedungwuni.
“Bantuan ini bisa langsung dialokasikan ke kecamatan-kecamatan yang terdampak bencana untuk meringankan beban warga. Jadi, perwakilan warga bisa langsung membawa bantuan yang sudah dialokasikan tersebut,” sambungnya.

Penyerahan bantuan juga disaksikan oleh Wakil Bupati Kota Pekalongan Sukirman, Dinas Sosial Pekalongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pekalongan, Ibu-ibu Dharma Wanita Kab. Pekalongan, Persatuan Istri Anggota DPRD Jateng dan beberapa pihak lainnya.
Di Kabupaten Pekalongan ini, total ada 11 kecamatan yang terdampak. Kecamatan yang terdampak longsor yakni Kecamatan Petungkriyono, Kecamatan Lebak Barang, Kecamatan Paninggaran, dan Kecamatan Kandangserang.
Adapun tujuh kecamatan di wilayah tengah hingga hilir yang terdampak banjir adalah Kecamatan Kedungwuni, Kecamatan Doro, Kecamatan Wonopringgo, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Siwalan, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Tirto.
Lebih lanjut Mohammad Saleh yang juga Bendahara DPD Partai Golkar Jateng ini mengemukakan DPRD Jateng akan mensupport Pekalongan terkait penanganan pascabencana.
Di antaranya pemulihan infrastruktur seperti perbaikan jalan, jembatan, dan perumahan. Hal itu penting untuk kembali membangkitkan wilayah yang terdampak bencana.
“Setelah pelantikan Gubernur nanti, kita berharap ada pergeseran-pergeseran terkait prioritas pembangunan sesuai dengan visi dan misi Pak Luthfi. Dengan adanya tanggap darurat bencana alam seperti saat ini, mungkin prioritas itu perlu kita selaraskan dengan kondisi terkini. Karena itu, jika nanti Pekalongan ada usulan pembangunan infrastruktur terkait penanganan pascabencana, kami DPRD Jateng akan mensupport penuh,” tegas Mohammad Saleh.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga: Mohammad Saleh: Permasalahan Sampah Kita Selesaikan Mulai dari Desa

Leave a Reply