
JoSS, SUKOHARJO – AKBP Anggaito Hadi Prabowo resmi dilantik menjadi Kapolres Sukoharjo, menggantikan AKBP Sigit. Pelantikan yang berlangsung di Mapolda Jawa Tengah tersebut diikuti dengan serah terima jabatan yang berlangsung khidmat. Anggaito disambut dengan tradisi pedang pora di Polres Sukoharjo sebagai bagian dari sambutan resmi Polres Sukoharjo.
Pantauan pada Sabtu pagi (18/1), suasana di Mapolres Sukoharjo terlihat penuh dengan karangan bunga ucapan selamat yang menghiasi halaman. Puluhan karangan bunga tersebut tertata rapi, menambah kemeriahan acara tersebut. Anggota Polri juga terlihat siap dengan senjata laras panjang, melakukan jajar kehormatan di pintu gerbang untuk menyambut Kapolres yang baru.
Sesampainya di Mapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama istrinya disambut dengan kalung bunga dan beberapa penari yang memeriahkan acara tersebut. Setelah itu, Kapolres yang baru dilantik berjalan melewati barisan anggota kepolisian yang berdiri rapi, dan melalui pedang yang disilangkan oleh perwira Polri. Selanjutnya, di depan pintu masuk gedung Mapolres, Kapolres melakukan pemotongan pita sebagai tanda resmi dimulainya masa kepemimpinannya.
Sebagai langkah pertama dalam menjabat, Kapolres Anggaito bersama dengan Kapolres sebelumnya mengikuti apel yang dihadiri oleh pejabat utama dan seluruh anggota Polri di halaman Mapolres Sukoharjo. Dalam sambutannya, Anggaito mengungkapkan, “Ini tugas sebagai Kapolres kali pertama bagi saya. Saya juga ingin melanjutkan program-program yang sudah berjalan. Kemudian, bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sukoharjo.”
Anggaito juga berencana menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya untuk menjaga kondusivitas di wilayah Sukoharjo. Sebelum menjadi Kapolres Sukoharjo, Anggaito menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan Fungsional di Divisi Hubungan Internasional Polri, yang sering bertugas ke luar negeri untuk mengungkap jaringan kriminal internasional.
Pendidikan dan pengalaman Anggaito di bidang kepolisian sangat luas. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Kapolsek di Kalimantan dan Jakarta. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Kasatreskrim di Polres Sleman dan Polres Bantul, di mana ia berhasil mengungkap kasus besar seperti pembakaran dan perusakan busa di Kecamatan Gamping, Sleman, yang menjadi sorotan publik pada tahun 2019.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply