Jelang Nataru Volume Kendaraan di Solo Meningkat 20%, Dishub Petakan 32 Titik Rawan Macet

Ilustrasi Macet
Ilustrasi menggambarkan kemacetan lalu litas (Foto: istock)

Volume Kendaraan di Solo Meningkat 20% pada Libur Nataru, Dishub Prediksi Puncak Arus Lalu Lintas Petakan 32 Titik Rawan Macet

JoSS, SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mencatatkan lonjakan signifikan pada volume kendaraan yang melintasi kota tersebut menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Pada Sabtu, 21 Desember 2024, tercatat ada sekitar 579.061 kendaraan yang melintasi Solo. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 20% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, yaitu 479.038 kendaraan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, menyebutkan bahwa lonjakan volume kendaraan tersebut merupakan indikasi puncak arus lalu lintas untuk musim liburan Nataru kali ini. “Kami perkirakan Sabtu lalu adalah puncak arus lalu lintas masa Natal dan Tahun Baru kali ini,” ujar Ari dikutip dari Espos pada Minggu, 22 Desember 2024.

Arus Lalu Lintas pada Minggu, 22 Desember 2024

Pada hari berikutnya, Minggu, 22 Desember 2024, arus lalu lintas masih terpantau padat. Berdasarkan data traffic counting dari Dishub Solo, hingga pukul 12.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 253.326 unit. Dishub Solo pun terus melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di beberapa titik rawan macet di kota ini.

Meski volume kendaraan meningkat, beberapa ruas jalan utama di Solo terlihat masih sepi pada pagi hingga siang hari. Meskipun demikian, Dishub Solo tetap menjalankan program Solo Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang beraktivitas di luar rumah.

32 Titik Rawan Macet di Solo Selama Libur Nataru

Dishub Solo juga telah memetakan 32 lokasi yang berpotensi menjadi titik kemacetan selama masa liburan Nataru ini. Beberapa titik rawan macet tersebut meliputi simpul-simpul wisata, kuliner, dan transportasi yang menjadi pusat perhatian para wisatawan dan pengunjung.

“Pada simpul kuliner, ada tiga lokasi yang berpotensi macet, yakni Sate Pak Manto, Rumah Makan Adem Ayem, serta Selat Viens Hasanudin,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Solo, Dwi Sugiyarso, menyebutkan bahwa di sektor transportasi, ada lima lokasi yang diprediksi akan mengalami kemacetan parah. Kelima lokasi tersebut adalah Terminal Tirtonadi, Stasiun Purwosari, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Jebres, dan Fasilitas Integrasi Kerten. Kelima lokasi ini menjadi titik naik turun penumpang yang datang dari luar Solo, sehingga rentan mengalami kepadatan saat libur Nataru.

Selain itu, di kawasan kuliner, ada tiga titik yang diperkirakan akan ramai dan berpotensi mengalami kemacetan, yaitu Sate Pak Manto, Rumah Makan Adem Ayem, serta Selat Viens Hasanudin. Sementara itu, untuk kawasan wisata, Dishub Solo memetakan 23 titik yang rawan macet, antara lain Simpang Kleco, Tugu Wisnu, Purwosari, Gendengan, Ngapeman, Nonongan, dan beberapa lokasi lainnya, seperti kawasan Mal Solo Square, Singosaren, dan Pasar Klewer.

Menko AHY Prediksi 110 Juta Perjalanan Selama Nataru

Terkait dengan lonjakan perjalanan selama libur Nataru, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memprediksi sekitar 110 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, pemerintah telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para pemudik.

Pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dishub Solo, untuk memastikan bahwa arus lalu lintas dapat berjalan lancar. Selain itu, penyediaan fasilitas dan layanan publik juga diperhatikan, mengingat tingginya volume perjalanan pada masa libur panjang ini.

Dengan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan menjelang libur Nataru, Dishub Solo terus memantau dan melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi kemacetan. Selain itu, pemudik dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas guna menjaga keselamatan bersama.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*