Pemkot Semarang Tanam 400 Pohon di Tambak Mulyo untuk Atasi Banjir Rob

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melakukan penanaman 400 bibit tanaman peneduh di area Jalan Inspeksi Sheet Pile Tambak Mulyo, Kecamatan Semarang Utara Sabtu (16/11).
Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melakukan penanaman 400 bibit tanaman peneduh di area Jalan Inspeksi Sheet Pile Tambak Mulyo, Kecamatan Semarang Utara Sabtu (16/11).

Pemkot Semarang Tanam 400 Pohon di Tambak Mulyo untuk Atasi Banjir Rob

JoSS, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melaksanakan penanaman 400 bibit tanaman peneduh di sepanjang Jalan Inspeksi Sheet Pile Tambak Mulyo, Kecamatan Semarang Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penanganan rob di wilayah Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang akrab disapa Mbak Ita, hadir langsung dalam acara ini. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa penanganan rob di wilayah tersebut merupakan prioritas utama pemerintah.

“Kalau warga Tambak Lorok WA saya, saya deg-degan karena mesti yang keluar foto rob. Jadi sabar, sabar, sabar, dan Alhamdulillah hari ini sudah bisa kelihatan hasilnya. Penantian pasti ada ujungnya,” ujarnya.

Mbak Ita menyoroti dampak rob yang signifikan terhadap masyarakat Tambak Lorok, terutama para nelayan. “Nelayan di sini setiap 2 tahun sekali harus mengeluarkan minimal 100 juta. Akhirnya pendidikan putra-putrinya disisihkan, belanjanya untuk ibu-ibu disisihkan karena untuk menaikkan rumah,” kata Mbak Ita.

Akibatnya, dana untuk pendidikan anak-anak dan kebutuhan rumah tangga sering terpaksa dikurangi. Masalah ini tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Ita menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, DPR RI, BBWS, Lanal Semarang, PLN, serta berbagai elemen masyarakat yang turut mendukung pembangunan Sheet Pile Tambak Lorok.

“230 miliar telah digelontorkan untuk pembangunan sheet pile di Tambak Lorok. Bapak Ibu sekalian yang ada di sini harus bangga bahwa sheet pile ini menjadi contoh untuk wilayah nasional,” ungkapnya.

Penanaman bibit pohon dilakukan bersama-sama oleh Pemkot Semarang, Lanal, PLN, BBWS, kelompok tani, komunitas anak muda, dan elemen masyarakat lainnya. Mbak Ita menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari berbagai inisiatif lanjutan untuk mengatasi rob.

“Masih banyak hal-hal yang diperlukan untuk pembenahan. Untuk itu, Kami mohon kepada seluruh stakeholder untuk bergerak bersama bergotong royong agar sheet pile ini tidak hanya berfungsi untuk mengurangi atau meminimalisasi rob dan banjir di Tambaklorok namun juga bisa menjadi destinasi wisata,” tutup Mbak Ita.

 

Pemkot Semarang Tanam 400 Pohon di Tambak Mulyo untuk Atasi Banjir Rob

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*