Profil Miliarder Terkaya Israel: Kekayaan Stabil di Tengah Konflik Gaza dan Lebanon

Yuri Milner
Yuri Milner

JoSS – Serangan Israel terhadap warga Palestina di Gaza hingga kini masih berlangsung dan telah meluas ke wilayah Lebanon. Di tengah konflik yang tak kunjung usai, kekayaan para miliarder atau konglomerat terkaya di Israel tetap stabil. Bahkan, ada beberapa di antara mereka yang sumber penghasilannya cukup populer digunakan di Indonesia.

Menurut The Real-Time Billionaires List Forbes, posisi “Top 7” orang terkaya di Israel tidak banyak berubah. Kekayaan gabungan mereka mencapai US$ 79,3 miliar atau sekitar Rp 1.205 triliun (kurs Rp 15.200/USD).

Berikut ini daftar miliarder terkaya di Israel:

1. Eyal Ofer
Eyal Ofer memimpin daftar orang terkaya dengan kekayaan senilai US$ 19,9 miliar dan menduduki peringkat ke-77 dunia. Pengusaha berusia 74 tahun ini memiliki bisnis di berbagai sektor seperti properti, pelayaran, teknologi, perbankan, dan energi. Eyal memimpin perusahaan Ofer Global yang berbasis di Monako. Kekayaannya banyak diwarisi dari ayahnya, Sammy Ofer, bersama saudara kandungnya, Idan Ofer. Portofolio propertinya meliputi lebih dari 120 bangunan di seluruh dunia, seperti 15 Central Park West dan 1250 Broadway di Manhattan. Eyal juga memiliki dana VC teknologi O.G. Venture Partners, O.G. Energy, dan saham di Mizrahi Tefahot Bank serta Royal Caribbean Cruises.

2. Idan Ofer
Saudara Eyal, Idan, mengoperasikan lebih dari 210 kapal melalui perusahaan Eastern Pacific Shipping. Ia juga memiliki 51% saham di Israel Corp, serta 32% saham di klub sepak bola Atletico de Madrid dan 85% saham di klub FC Famalicao di Portugal.

3. Dmitri Bukhman
Dmitri bersama saudaranya Igor mendirikan Playrix, pengembang game yang populer dengan Homescapes dan Township. Awalnya berasal dari Rusia, keduanya memindahkan kantor pusat Playrix ke Israel pada 2022 bersama 1.500 karyawan. Pendapatan tahunan Playrix diperkirakan lebih dari US$ 2,5 miliar. Mereka juga berinvestasi di Nexters Global, pengembang video game.

4. Igor Bukhman
Kisah Igor serupa dengan Dmitri, karena mereka bersama-sama memiliki Playrix dan memiliki kekayaan yang sama, yakni US$ 6,9 miliar.

5. Teddy Sagi
Teddy Sagi mendirikan Playtech pada 1999, sebuah perusahaan perangkat lunak perjudian yang terdaftar di Bursa Saham London dengan pendapatan di atas US$ 1 miliar. Sagi juga telah membawa empat perusahaan ke publik, termasuk Playtech, Market Tech, SafeCharge, dan Kape di bidang keamanan siber.

6. Stef Wertheimer
Stef Wertheimer, seorang konglomerat industri, menjual perusahaan pemotongan logamnya, ISCAR, ke Berkshire Hathaway dalam dua tahap: 80% saham seharga $4 miliar pada 2006 dan sisanya seharga US$ 2,05 miliar pada 2013. Ia juga menjual 51% saham di Blades Technology kepada Pratt & Whitney pada 2014.

7. Yuri Milner
Miliarder yang juga keturunan Rusia ini adalah investor teknologi awal Facebook dan Twitter melalui DST Global. Setelah melepas kewarganegaraan Rusia pada 2022, Milner menjual sahamnya di kedua perusahaan tersebut dan kemudian berinvestasi di Spotify, Airbnb, serta perusahaan teknologi asal Tiongkok seperti Alibaba, JD.Com, dan Xiaomi yang juga populer di Indonesia.

Meski terjadi krisis berkepanjangan di Gaza, stabilitas keuangan para miliarder Israel tetap kokoh, dengan berbagai usaha yang tumbuh pesat di pasar global, termasuk di kawasan-kawasan yang terdampak konflik.

 

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*