Prabowo Subianto Komitmen Membela Rakyat dan Kehormatan Bangsa

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (foto: Instagram Fraksi Gerindra)
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Tangkapan Layar Instagram Fraksi Gerindra)

Prabowo Subianto Komitmen Membela Rakyat dan Kehormatan Bangsa

JoSS, JAKARTA — Presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga kehormatan bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pesan kepada kader Partai Gerindra yang terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2024-2029.

Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial X resmi Partai Gerindra, @Gerindra, Prabowo menyampaikan pesan agar para kader tetap setia pada prinsip kebenaran. Ketua Umum Partai Gerindra ini menekankan bahwa kesetiaan kader harus diberikan kepada rakyat, bukan kepada dirinya sebagai individu. “Saya minta saudara-saudara jangan setia kepada saya sebagai individu. Begitu kau mencium saya berada di jalan yang tidak benar, silakan tinggalkan saya,” kata Prabowo.

Presiden terpilih ini juga menegaskan tekadnya untuk selalu membela rakyat kecil. Dia menyatakan keinginannya untuk membela orang miskin dan menjaga martabat Indonesia. “Saya ingin mati membela rakyat saya, saya ingin mati membela orang miskin. Saya ingin mati membela kehormatan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sebelumnya, Prabowo pernah menyampaikan ambisi besarnya untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia selama kepemimpinannya. Hal ini ia sampaikan dalam Kongres ke-3 Partai NasDem di Jakarta Convention Center pada 27 Agustus 2024. Prabowo mengungkapkan harapannya agar tidak ada lagi warga lanjut usia yang harus bekerja keras demi bertahan hidup, serta memastikan anak-anak mendapatkan kehidupan yang layak.

“Kami ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia, kami ingin agar enggak ada warga usia 70 tahun masih menarik becak,” katanya.

Langkah-langkah untuk mencapai visi tersebut, menurut Prabowo, harus dimulai tanpa menunda. Ia menegaskan bahwa pemerintahan mendatang tidak boleh menunggu kajian panjang, tetapi harus langsung bertindak dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini, bukan nanti. Bukan nunggu kajian. Supaya kita bangkit, hebat, makmur, enggak jadi negara yang mengemis,” kata Prabowo.

Optimisme Prabowo didasari oleh keyakinannya terhadap kekayaan sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia, meski dia mengakui masih ada tantangan besar yang harus diatasi dalam mewujudkan visinya.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*