Restoran Ramen Jepang Gunakan Tingkat Kepedasan Indonesia Sebagai Level Tertinggi

Ramen Pedas Jepang
Restoran Ramen Jepang Gunakan Tingkat Kepedasan Indonesia Sebagai Level Tertinggi (World of Buzz)

MAKANAN Indonesia dikenal dengan cita rasanya yang kaya akan rempah dan sering kali memiliki tingkat kepedasan yang tinggi. Berbagai masakan dari Nusantara, terutama dari wilayah seperti Sumatera, memang identik dengan rasa pedas yang menyengat. Tidak heran, jika banyak turis yang berkunjung ke Indonesia sering kali merasa khawatir untuk mencoba makanan lokal karena takut dengan rasa pedasnya. Keunikan ini rupanya menjadi inspirasi bagi sebuah restoran ramen di Jepang, Restoran tersebut, yang dikenal dengan nama Gyumon Ramen, memutuskan untuk menggunakan tingkat kepedasan (pedas) orang Indonesia sebagai level tertinggi dalam menu ramen mereka.

Hal ini menarik perhatian banyak orang karena restoran ini tidak menggunakan istilah ‘tidak pedas’ hingga ‘sangat pedas’ seperti kebanyakan tempat lainnya. Sebaliknya, mereka memilih untuk menggunakan bendera negara-negara tertentu untuk mewakili tingkat kepedasan di menu mereka.

Level kepedasan (pedas) pada ramen di restoran ini dimulai dari level 1 hingga 2 yang dilambangkan dengan bendera Jepang dan direkomendasikan untuk kebanyakan pelanggan. Selanjutnya, level 3 hingga 5 digambarkan dengan bendera Singapura dan Malaysia. Sementara itu, level 6 hingga 8 diwakili oleh bendera Korea Selatan yang juga dikenal dengan makanan pedasnya. Namun, yang paling menarik perhatian adalah level tertinggi, yaitu level 9 dan 10, yang dilambangkan dengan bendera Indonesia.

Pemilihan bendera Indonesia sebagai lambang tingkat kepedasan tertinggi ini menunjukkan bagaimana orang Indonesia memiliki toleransi yang sangat tinggi terhadap makanan pedas. Bahkan, pada media sosial, restoran ini ramai diperbincangkan, dengan beberapa netizen yang membagikan pengalaman mereka saat mencoba ramen di sana. Salah satu cerita yang menarik adalah ketika seorang pelanggan memesan ramen dengan level pedas 2, sang koki terlihat terkejut, mengingat level tersebut dianggap sudah cukup pedas bagi kebanyakan orang.

Fenomena ini menggambarkan bagaimana selera pedas orang Indonesia diakui secara internasional. Ketika bepergian ke luar negeri, tidak jarang orang Indonesia merasa makanan di negara lain terasa hambar karena kurangnya cabai atau sambal yang menjadi ciri khas masakan Nusantara. Beberapa bahkan membawa sambal kemasan dari Indonesia untuk memastikan makanan yang mereka santap tetap memiliki rasa pedas yang diinginkan.

Keberadaan restoran seperti Gyumon Ramen menjadi bukti bahwa cita rasa dan tingkat kepedasan masakan Indonesia mampu menjadi acuan di dunia kuliner internasional. Bagi para pecinta pedas, restoran ini tentu menjadi destinasi yang patut dicoba ketika berada di Jepang.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*