Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen

Program Studi S1 Manajemen mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Program Studi S1 Manajemen mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), 20/07/2024 (Istimewa)

JoSS, SEMARANG – Dalam rangka mendukung komitmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi di Indonesia, Program Studi S1 Manajemen mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kegiatan tersebut mencakup Magang Merdeka, Pertukaran Mahasiswa, Kampus Mengajar, Magang, dan Studi Independen.

Program Studi S1 Manajemen mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) baru-baru ini dilakukan untuk menilai efektivitas dan dampak dari program MBKM. Berikut adalah beberapa kegiatan utama yang dievaluasi:

  1. Magang Merdeka Mahasiswa program studi S1 Manajemen yang mengikuti Magang Merdeka ditempatkan di berbagai Lokasi DuDi meliputi Setwam DPRD Jateng, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kegiatan ini memberikan mereka kesempatan untuk mendapatkan pengalaman langsung dan mengembangkan keterampilan profesional. Proses evaluasi melibatkan sesi umpan balik dengan mahasiswa dan pemberi kerja, penilaian hasil pembelajaran, dan identifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  2. Pertukaran Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa memungkinkan mahasiswa untuk belajar di universitas lain di seluruh Indonesia, memperluas wawasan akademik dan budaya mereka. Pada tahun ajaran genap 2023/2024 sebanyak 6 mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dan tersebar dibeberapa Universitas seperti Universitas Mataram NTB, Universitas Gorontalo, Institut Desain dan Bisnis Bali, serta Universitas Bosowa Makassar. Kegiatan monitoring berfokus pada kinerja akademik, adaptasi budaya, dan dampak keseluruhan pada pertumbuhan pribadi dan profesional mahasiswa.
  3. Kampus Mengajar Program Kampus Mengajar memungkinkan mahasiswa untuk berkontribusi pada pengembangan pendidikan didaerah yang kurang. Metrik evaluasi mencakup umpan balik mahasiswa, penilaian dampak komunitas, dan efektivitas metode pengajaran serta capaian kegiatan mengajar
  4. Magang dan Studi Independen Magang dan Studi Independen memberikan mahasiswa kesempatan untuk bekerja pada proyek nyata. Kegiatan MSIB yang diikuti mahasiswa prodi S1 Manajemen terbagi menjadi beberapa Lokasi seperti : Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Bank BTPN Syariah, PT. Agritama Sinergi Inovasi, PT Revolusi Cita Edukasi, PT Amati Karya Indonesia dan PT. Ciheul Technologies. Proses evaluasi mencakup hasil proyek, pengembangan keterampilan, dan integrasi pengetahuan akademik dengan aplikasi praktis.

Baca Juga: Program Studi Manajemen Rangkul Alumni Manajemen dalam rangka Upaya Peningkatan Inovasi sebagai bentuk Kolaborasi dan Sinergitas Mahasiswa dan Alumni Prodi Manajemen

Temuan dan Hasil Utama

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini menghasilkan beberapa temuan dan hasil yang muncul dari setia program sebagai berikut:

  1. Magang Merdeka : Mahasiswa mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru secara realtime seperti memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, membantu dalam hal administratif perkantoran, Tetapi pada kegiatan Magang MBKM ditemukan adanya koordinasi yang kurang maksimal antara Pembimbing Lapangan dan mahasiswa sehingga mahasiswa masih beberapa mengalami kekosongan kegiatan yang menimbulkan mahasiswa tidak mendapat feedback yang memuaskan, ketidaksesuaian jobdesk yang sesuai dengan jurusan
  2. Pertukaran Mahasiswa : Mahasiswa mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan in mulai dari budaya, adat istiadat, makanan serta teman baru yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, Tetapi ditemukan temuan seperti tidak adanya koordinasi yang baik antara Dosen Pembimbing dan Mahasiswa sehingga mahasiswa kehilangan arah, serta pendanaan yang tidak sesuai dengan peraturan awal yang menyebabkan mahasiswa mengalami masalah pada pendanaan.
  3. MSIB : Mahasiswa mendapatkan ilmu baru yang berasal dari PT yang ditempati, Seperti Data Analytics & Software Development With AI, Creating Virtual Worlds : A Comprehensisive VR/AR Course. Tetapi dalam kegiatan ini ditemukan evaluasi berupa waktu pembelajaran yang tidak terjadwal dengan baik sehingga mahasiswa terkadang mengalami keterlambatan masuk platform, kurangnya pendanaan untuk proyek akhir sehingga tidak berjalan dengan maksimal
  4. Kampus Mengajar: Mahasiswa mendapatkan pengalaman mengajar bersama siswa siswa SD, mendapatkan ilmu baru dalam Menyusun pembelajaran. Tetapi ditemukan adanya pendanaan yang diberikan tidak sesuai tempo yang ditetapkan sebelumnya.

Program Studi S1 Manajemen mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Rencana Tindak Lanjut

Berdasarkan temuan evaluasi, beberapa rekomendasi telah dibuat untuk lebih meningkatkan program MBKM:

  • Integrasi Kurikulum: Memperkuat integrasi kegiatan MBKM dengan kurikulum akademik untuk memastikan pengalaman belajar yang lebih terpadu.
  • Kemitraan Industri: Memperluas kemitraan dengan pemangku kepentingan industri untuk menyediakan lebih banyak peluang magang yang beragam dan berdampak.
  • Pemantauan Berkelanjutan: Menerapkan mekanisme pemantauan berkelanjutan untuk melacak kemajuan mahasiswa dan efektivitas program secara real-time.
  • Sistem Dukungan: Meningkatkan sistem dukungan bagi mahasiswa, termasuk program mentoring dan layanan bimbingan karir.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*