
JoSS, PATI – Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendadak menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Hal ini menyusul insiden tragis yang menimpa BH (52), seorang pemilik rental mobil asal Jakarta, yang tewas setelah dikeroyok massa saat mencoba mengambil kembali mobil rentalnya di Desa Sumbersoko.
Peristiwa bermula ketika BH bersama tiga rekannya, SH (38), KB (50), dan S (30), berangkat dari Jakarta ke Pati. Mereka bertujuan untuk mengambil mobil rental milik BH yang disewa seseorang. Berdasarkan pelacakan GPS, mobil tersebut terdeteksi berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, menjelaskan, “Para korban berangkat dari Jakarta ke Pati karena diajak korban BH untuk mengambil rentalan. Menurut mereka, posisi GPS berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo,”
Setibanya di lokasi, mereka menemukan mobil yang dicari dan berusaha mengambilnya menggunakan kunci cadangan. Namun, aksi mereka diketahui warga setempat yang menduga bahwa mereka adalah komplotan pencuri mobil. Teriakan “maling” pun terdengar, yang segera memicu aksi main hakim sendiri oleh warga. Akibat pengeroyokan tersebut, BH tewas di tempat.
Video kejadian tersebut menyebar luas di media sosial dan grup WhatsApp, memicu perdebatan sengit dan membuat Sukolilo menjadi trending topic pada Sabtu (9/6) hingga Minggu (10/6) dini hari. Warganet berbondong-bondong mengungkap dugaan adanya sindikat penggelapan mobil di daerah Pati, khususnya Kecamatan Sukolilo.
Banyak netizen di platform X (sebelumnya Twitter) menyebut Sukolilo Pati sebagai sarang bandit, khususnya terkait penggelapan mobil dan sindikat jual-beli mobil bodong. “Daerah penadah paling terkenal tuh, dan heran polisi kayak lindungin mereka,” tulis akun @gajahmleyot.
Tak hanya itu, beberapa warganet yang juga pemilik usaha rental mobil mengaku bahwa Pati dan Sukolilo memang dikenal sebagai daerah rawan bagi bisnis rental mobil. “Kampung penadah mobil rentalan. Biasanya ada oknum isilop juga yg main disana,” tambah akun @WanPeluk.
Ratusan hingga ribuan komentar warganet turut memperkuat tuduhan tersebut. Mereka kompak menyebut Pati dan Sukolilo sebagai daerah berbahaya bagi pemilik usaha rental mobil. Beberapa publik figur juga memberikan perhatian terhadap kasus ini, yang semakin memperkuat anggapan bahwa Pati dan Sukolilo adalah sarang bandit.
Warganet juga menyoroti minimnya tindakan dari pihak kepolisian dalam menangani kasus ini. Banyak yang mempertanyakan kenapa polisi seolah diam dan tidak segera mengambil tindakan tegas terhadap dugaan adanya sindikat penggelapan mobil di daerah tersebut.
Kejadian tragis di Sukolilo ini tidak hanya mengungkap sisi gelap dari kawasan tersebut, tetapi juga menimbulkan keprihatinan yang mendalam di kalangan masyarakat. Warganet berharap agar pihak kepolisian segera bertindak tegas dan menyelidiki lebih lanjut dugaan adanya sindikat penggelapan mobil di Pati dan Sukolilo. Transparansi dan tindakan cepat dari aparat hukum sangat diperlukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan menjamin keamanan di wilayah tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya diĀ GOOGLE NEWS

Leave a Reply