
JoSS, DEMAK – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, kembali meninjau jalan menuju tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan banjir berjalan dengan baik.
Menurut Nana, dalam satu minggu terakhir telah dilakukan penyedotan air menggunakan 27 pompa air yang cukup besar. Hasilnya, sudah tidak ada air yang menggenang di sepanjang jalan pantura jalur Demak-Kudus dan air di sekitar permukiman warga juga sudah banyak yang surut.
“Dalam satu minggu ini sudah dilakukan penyedotan air, dengan menggunakan pompa air yang cukup besar. Ada ada 27 pompa yang dioperasikan. Saat ini airnya sudah mulai semakin surut,” kata Nana, seperti dikutip dari jatengprov.go.id.
Seiring dengan surutnya banjir, Pemprov Jateng bekerja sama dengan Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng akan membantu masyarakat dalam masa recovery. Mereka akan membersihkan lingkungan dari dampak banjir.
Di sisi lain, Pangdam IV/Diponegoro, Tandyo Budi Revita, menyatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan personel sebanyak dua satuan setingkat kompi untuk membantu membersihkan sampah sebagai dampak banjir bandang. Untuk mempercepat pembersihan, akan digunakan empat dump truck dan dua ekskavator.
“Sampah-sampah dampak dari banjir ini yang akan kita angkat dulu. Kemudian ada empat dump truck dan dua ekskavator untuk membantu mempercepat pembersihan sampah dari banjir itu,” tuturnya.
Jalur Pantura Demak-Kudus, yang sebelumnya diberlakukan sistem buka tutup akibat aktivitas penyedotan air banjir, kini telah dibuka secara penuh setelah aktivitas tersebut selesai. Arus lalu lintas kembali lancar, meskipun sebelumnya masih terjadi kepadatan kendaraan yang dialihkan melalui jalur alternatif Mijen-Welahan-Kudus-Pati-Rembang saat sistem buka tutup diberlakukan.
“Sebetulnya, Jalur Pantura Demak-Kudus sudah bisa dilalui sejak genangan banjir di jalan surut. Akan tetapi karena ada aktivitas penyedotan air sehingga diberlakukan sistem buka tutup,” kata Komandan Satgas Penanganan Banjir Demak Letkol Kavaleri Maryoto di Demak, Jumat (23/2/2024).
Akan tetapi, sejak aktivitas penyedotan air banjir di Desa Wonorejo pada Rabu (21/2/2024) selesai, sehingga arus lalu lintas dibuka total. Pemandangan sebelumnya, di Jalur Pantura Demak-Kudus ruas kanan masih ada aktivitas penyedotan genangan banjir dengan dikerahkan sejumlah mesin pompa. (lna)

Leave a Reply