
JoSS, DEMAK – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak mulai surut. Pengoperasian 27 pompa air mempercepat penanganan banjir, akibat jebolnya tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) Jratun-Wulan di Dukuh Luwuk, Desa Sidomulyo, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (8/2/2024).
Hal itu diungkapkan Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudajana, saat kembali meninjau kondisi banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jumat (16/2/2024) sore, dan menyatakan bahwa dua titik tanggul Sungai Wulan yang jebol sudah teratasi.
Sebelumnya, Nana juga datang ke lokasi banjir untuk mengecek kondisi tanggul yang jebol dan tempat pengsian warga, Sabtu (10/2) lalu. Nana mengatakan, berdasarkan tinjauan yang dilakukan, dua titik tanggul Sungai Wulan yang jebol sudah teratasi.
“Kedua tanggul yang jebol sudah bisa ditutup. Awalnya, bersifat sementara, saat ini sedang dilakukan penguatan, kurang lebih dua hari lagi tanggul ini sudah kuat,” kata Nana Sudjana di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak.
Nana juga mengungkapkan bahwa genangan air di pemukiman warga tinggal setinggi 10-50 cm dan untuk mengatasi genangan tersebut, ada 27 pompa air yang dioperasikan dari Kementerian PUPR, BNPB, maupun BPBD. Genangan air itu disedot dan dialihkan kembali ke sungai.
“Kami terus melakukan langkah-langkah pemompaan air, dan penyedotan air untuk dibuang ke sungai,” tuturnya.
Sejumlah warga yang sebelumnya berada di pengungsian juga sudah kembali ke rumah masing-masing dan mulai membersihkan sekitar rumah mereka.
Untuk mengurangi intensitas hujan di daerah tersebut, BNPB telah mengoperasikan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengalihkan gumpalan awan yang mengandung air agar tidak jatuh di hulu Sungai Sriwulan.
“Hari ini cuaca cerah, dan sungai pun sudah mulai mengarah ke normal, walaupun masih tinggi,” ujar Nana.
Adapun jalan pantura Demak-Kudus yang beberapa hari terakhir ditutup karena terendam banjir, kondisinya sudah mulai surut.
“Ini dilakukan dalam rangka untuk mengalihkan gumpalan awan yang mengandung air, untuk dialihkan ke tempat lain. Alhamdulillah hari ini cuaca cerah dan sungai pun sudah mulai mengarah ke normal, walaupun masih tinggi,” ujarnya. (lna)

Leave a Reply