KPU Kabupaten Semarang Pastikan Kebutuhan Logistik Pemilu 2024 Terpenuhi

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono saat mendampingi Bupati Ngesti Nugraha dan Forkompimda, meninjau proses pengepakan, di GOR Pandanaran, Wujil, Bergas, Kamis (1/2/2024). (foto: jatengprov.go.id)

JoSS, SEMARANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, memastikan seluruh kebutuhan logistik Pemilihan Umum 2024 tercukupi. Bahkan, pengepakan kebutuhan masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah diselesaikan.

“Kondisi logistik aman dan tidak ada masalah sampai hari ini, kebutuhan tercukupi. Pengepakan (logistik) hari ini Insyaallah akan selesai,” tegasnya usai mendampingi Bupati Ngesti Nugraha dan Forkompimda meninjau proses pengepakan di GOR Pandanaran, Wujil, Bergas, pada Kamis (1/2/2024).

Ditambahkan bahwa logistik berupa kotak suara, surat suara, dan lainnya siap didistribusikan mulai 7 Februari mendatang. KPU Kabupaten Semarang sudah menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mengirimkan logistik hingga ke tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Kami akan meminta PT Pos menyediakan armada mobil boks yang layak, sehingga distribusi lancar sampai di titik tempat panitia pemilihan kecamatan,” terang Bambang.

Dia juga menyampaikan bahwa data di KPU Kabupaten Semarang menunjukkan terdapat 803.113 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2024 mendatang. Mereka akan menggunakan hak pilihnya di 3.351 TPS, termasuk dua TPS khusus di Lapas Kelas IIA Ambarawa. Setiap TPS akan mendapat jatah lima kotak suara.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan bahwa kelancaran pengepakan logistik pemilu sangat mendukung kesuksesan pelaksanaan pemungutan suara. Dia berharap para penyelenggara pemilu dari petugas KPPS sampai KPU dan Bawaslu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Kami berharap semua pelaksana pemilu senantiasa diberikan kesehatan, sehingga dapat bekerja maksimal untuk pelaksanaan pemilu yang lancar, aman, sukses, tanpa ekses,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan tahapan Pemilu dilakukan agar berjalan aman, tertib, dan membuat masyarakat nyaman. Menurutnya, pengamanan terhadap logistik Pemilu bertujuan memastikan barang-barang tersebut sampai ke TPS dan digunakan sebagaimana mestinya.

“Mari kita laksanakan pesta demokrasi ini dengan penuh kebahagiaan. Ikuti semua aturan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*