Hidupkan Kembali Kelompok Kesenian Tradisional, Ferry Wawan Cahyono Terpilih sebagai Tokoh Inspiratif Jateng 2023

Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Jateng di Gradhika Bhakti Praja. (foto: dprd.jatengprov.go.id/azam addin)

JoSS, SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, meraih penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Jateng 2023 atas dedikasinya dalam menghidupkan kembali kelompok tradisional di Banjarnegara.

Penghargaan ini disematkan kepada Ferry bersama dengan 40 tokoh inspiratif lainnya dalam acara yang digelar di Grhadika Bakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Sabtu (13/1/2024).

Politikus Golkar ini mengungkapkan rasa terhormatnya atas penghargaan ini dan merasa bahwa hal ini juga merupakan sebuah tantangan baginya. Baginya, menjadi tokoh inspiratif tidaklah mudah. Menurutnya dirinya harus mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Sebagai wakil rakyat, ia merasa tanggung jawabnya sangat besar, tidak hanya dalam tindakan tetapi juga sebagai teladan bagi masyarakat.

“Saya berterima kasih atas penghargaan ini. Saya harus berikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Tengah. Maka dari itu, kepada semua pemuda harus terus berkarya baik untuk diri sendiri, masyarakat sekitar, dan Jawa Tengah,” ucap Ferry, seperti dikutip dari dprd.jatengprov.go.id.

Selain penghargaan tersebut, juga diluncurkan buku “40 Tokoh Inspiratif” di mana Ferry terpilih atas dedikasi dan sumbangsihnya terhadap dunia kebudayaan. Di Banjarnegara dan Kebumen, Ferry berhasil menghidupkan kembali kelompok kesenian tradisional serta memberikan dukungan agar kelompok kesenian yang sudah ada tetap aktif.

Ferry Wawan Cahyono merupakan pria kelahiran Grobogan, Purwodadi Jawa Tengah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Bidang Organisasi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah hingga Ketua MKGR Jateng.

Ferry merupakan legislator daerah pemilihan (Dapil) Jateng-10 meliputi Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Kebumen.

Semantara itu, dalam kesempatan tersebut, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus juga memberikan pesan bahwa setiap orang harus bermanfaat bagi lingkungannya. Sebagai tokoh inspiratif, kehadirannya harus mampu menginspirasi orang-orang di sekitarnya tanpa memprovokasi.

“Sesuai dengan tugas yang dilakoninya. Jadi yang menginspirasi , menjadi tokoh yang inspiratif bukan provokatif,” kata Gus Mus. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*