Rembang Selesaikan Pembangunan 16 Ruas Jalan di Tahun 2023

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang, Maryosa meninjau sejumlah proyek jalan. (foto: jatengorov.go.id)

JoSS, REMBANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang, Maryosa, mengumumkan bahwa sebanyak 16 ruas jalan di kabupaten tersebut telah selesai dibangun pada tahun 2023.

Maryosa menjelaskan bahwa pembangunan melibatkan berbagai sumber pendanaan, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana pinjaman.

Beberapa ruas jalan yang ditingkatkan dengan dana DAK antara lain pembetonan ruas jalan penghubung Tulung – Sumberjo senilai Rp3,1 miliar lebih, jalan penghubung Tireman – Japerejo dengan nilai kontrak Rp10 miliar, jalan Jolotundo Lasem – Japerejo senilai Rp3,38 miliar, dan jalan Sumberagung Pancur – Sambong Sedan senilai Rp17,8 miliar lebih.

Selain itu, pembangunan juga melibatkan dana pinjaman, seperti pelebaran jalan Sarang – Lodan senilai Rp6 miliar, pengaspalan jalan Sekararum – Dresi senilai Rp6 miliar lebih, dan pelebaran jalan Slamet Riyadi Rembang senilai Rp3,99 miliar. Dana pinjaman juga digunakan untuk pelebaran jalan KS Tubun Rp1,68 miliar, pelebaran jalan Ahmad Yani Rp2,8 miliar lebih, dan pelebaran jalan Majapahit – Pahlawan Rp4,4 miliar.

Maryosa menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan yang bersumber dari APBD kabupaten, meliputi pengaspalan jalan Banyuurip – Japerejo Rp2,1 miliar lebih, pembetonan jalan Pamotan – Japerejo dengan nilai kontrak Rp2,1 miliar lebih, pelebaran jalan Sedan – Lodan Rp1,5 miliar lebih, jalan Pasar – Pulo dengan panjang senilai Rp5,5 miliar, dan pembetonan jalan pasar Kragan ke selatan senilai Rp3,27 miliar.

“Sedangkan peningkatan jalan Sarang – Bonjor – Lodan Wetan, didanai dari Banprov, dengan nilai kontrak Rp10,3 miliar lebih,” jelasnya, saat ditemui di kantornya, Selasa (2/1/2023).

Maryosa menekankan bahwa proses lelang menggunakan mekanisme e-katalog telah membantu percepatan pembangunan dengan mendapatkan penyedia yang lebih kompeten.

“Menggunakan e-katalog lelangnya, juga mendukung. Monitoring, kita juga langsung turun ke lapangan juga pengaruh, kolaborasi semua pihak, cuaca juga. Pak Bupati senang melihat hasilnya,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan bahwa kolaborasi semua pihak dan kondisi cuaca turut berpengaruh dalam kelancaran pembangunan infrastruktur jalan.

Salah satu warga Desa Pulo, Kecamatan Rembang, Ikhwan, menyambut baik selesainya pembangunan jalan Pulo – Pasar Rembang. Menurutnya, jalan yang kini telah mulus tersebut memudahkan pengiriman material untuk usahanya di toko bangunan.

“Dulu waktu masih rusak, kalau kirim material mobil harus jalan lebih lambat dan hati-hati, apalagi kalau muatan berat. Tapi alhamdulillah sekarang sudah mulus, jadi lancar dan memudahkan, soalnya itu jalan yang strategis buat ke pasar, pelabuhan, dan kota,” ungkap Ikhwan.(lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*