Sam Altman Kembali Memimpin OpenAI Setelah Pemecatan Kontroversial

CEI OpenAI Sam Altman (foto: Gizmochina)

JoSS, CALIFORNIA – Mantan CEO dan salah satu pendiri OpenAI, Sam Altman, yang dipecat pada Jumat (17/11/2023), akan kembali ke posisi kepemimpinannya di perusahaan. Pengumuman ini datang setelah jajaran direksi yang menggantikannya secara tiba-tiba diganti oleh perusahaan.

Kabar kembalinya Sam Altman sebagai CEO OpenAI diumumkan melalui akun Twitter resmi OpenAI pada Rabu (22/11/2023). “Kami telah mencapai kesepakatan bahwa prinsipnya Sam Altman akan kembali sebagai CEO OpenAI dengan anggota dewan direksi yang baru. Kami sedang mendiskusikan detailnya. Terima kasih atas kesabaran Anda selama ini,” tulis OpenAI.

Altman, yang juga pendiri ChatGPT, mengungkapkan kebahagiaannya melalui akun media sosial pribadinya. “Saya mencintai OpenAI, dan semua yang saya lakukan selama beberapa hari terakhir adalah untuk menjaga tim dan misi kami bersama,” katanya.

Altman juga menyampaikan harapannya untuk membangun kemitraan erat dengan Microsoft, tempat ia sempat bekerja setelah meninggalkan OpenAI.

The Verge melaporkan, pemecatan mendadak Sam Altman sebelumnya memicu protes dari berbagai pihak, termasuk Presiden dan Chairman OpenAI, Greg Brokcman, serta tiga peneliti senior OpenAI.

Sebanyak 700 karyawan juga mengancam untuk melakukan resign bersamaan dengan kepergian Sam. Akibatnya, perusahaan terpaksa melakukan perubahan signifikan dalam susunan jajaran direksi OpenAI.

Saat ini, susunan dewan OpenAI mencakup Bret Taylor sebagai ketua, Larry Summers, dan Adam D’Angelo (pendiri dan CEO Quora).

“Kami sudah mencapai kesepakatan agar Sam Altman kembali ke OpenAI sebagai CEO dengan susunan dewan baru yang terdiri atas Bret Taylor (ketua), Larry Summers, dan Adam D’Angelo. Kami berkolaborasi untuk mencari tahu detailnya, terima kasih atas kesabaran Anda,” tambah keterangan resmi OpenAI.

Pemecatan Sam Altman sebelumnya disebutkan karena dinilai tidak konsisten dan jujur dalam berkomunikasi. Dewan direksi OpenAI menyatakan bahwa kepercayaan terhadap kemampuan Sam untuk memimpin perusahaan telah hilang.

Ilya Sutskever, salah satu anggota direksi yang menandatangani pemecatan Altman, menyampaikan penyesalannya di media sosial, “Saya sangat menyesal dengan partisipasi saya dalam tindakan yang dilakukan dewan. Saya tidak pernah bermaksud untuk merusak OpenAI,” pungkas Sutskever di akun X, Senin (21/11/2023). (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*