
JoSS, MAGELANG – Event Borobudur Marathon 2023 akan segera digelar pada Minggu (19/11/2023) mendatang, dan persiapan intensif telah dilakukan untuk mendukung kelancaran acara tersebut. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah rekayasa arus lalu lintas, dimana sejumlah ruas jalan akan ditutup dan dialihkan untuk memberikan ruang bagi para peserta.
Rapat koordinasi terkait pengamanan dan rekayasa lalu lintas telah dilangsungkan di Polresta Magelang pada Rabu (15/11). Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, menjelaskan bahwa pengalihan arus akan diinformasikan kepada masyarakat dua hari sebelum event melalui media sosial.
“Pengalihan arus nanti H-2 akan kita sampaikan melalui medsos. Misalnya, penutupan arah ke Borobudur jam berapa dari titik mana nanti di flyer medsos akan kita sampaikan,” kata Eko, seperti dikutipd ari detikjateng.com.
Menurut Eko, sterilisasi jalur utama akan dimulai jam 4 pagi, dengan harapan para peserta, khususnya kategori 10K, sudah masuk sebelum jam 5 pagi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa jalur start yang panjang, khususnya untuk kategori 42K, sudah steril saat acara dimulai.
Beberapa titik di daerah Salaman, Palbapang, dan Blondo (Mungkid) akan dibuka pada jam-jam tertentu, yang akan diumumkan melalui media sosial.
Sementara itu, akun Instagram resmi @borobudur.marathon memberikan informasi terkait ruas jalan yang akan ditutup dan dialihkan. Beberapa akses jalan akan ditutup dari pukul 04.00 hingga 12.00 WIB, termasuk Salaman menuju Candi Borobudur, Tanjung menuju Candi Borobudur, Blondo menuju Candi Borobudur, Palbapang menuju Candi Borobudur, dan Jalan Klangon menuju Candi Borobudur.
Adapun akses yang akan ditutup dari pukul 04.00 sampai 08.00 WIB, melibatkan Simpang Karet menuju Borobudur, sementara akses tersebut akan dibuka kembali pukul 08.00 WIB hanya menuju Candi Borobudur. Pengaturan lalu lintas ini juga akan mempengaruhi arah ke Pasar Borobudur, Simpang Koramil, dan Simpang Kujon yang tetap ditutup hingga pukul 12.00 WIB.
Panitia Borobudur Marathon 2023, melalui Sri Aswito Zainul, menekankan pentingnya kepatuhan para peserta terhadap pengaturan lalu lintas. “Kita sudah mengimbau runner masuk kawasan candi minimal jam 4 karena kita start jam 5. Harapannya memang jalan benar-benar untuk penutupan dan pengkondisian segala macam,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang matang dalam rekayasa lalu lintas, diharapkan Borobudur Marathon 2023 dapat berlangsung dengan sukses dan memberikan pengalaman lari yang tak terlupakan bagi semua peserta. (lna)

Leave a Reply