Warga Jepara Sambut Piagam Penobatan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional Dengan Kirab dan Ziarah

Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima piagam penobatan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional dari Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jumat (10/11/2023). (foto: jatengprov.go.id)

JoSS, JEPARA – Salah satu pahlawan asal Jepara, Ratu Kalinyamat, resmi dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Penganugerahan gelar tersebut diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Istana Negara, Jumat (10/11/2023).

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 115-TK-TH-2023 Tanggal 6 November 2023, tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, yang menyatakan Ratu Kalinyamat diberikan gelar pahlawan nasional, sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa.

Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta, mengungkapkan rasa bangganya atas penobatan Ratu Kalinyamat sebagai pahalwan nasional.

“Akhirnya peran Ratu Kalinyamat dalam melawan kolonialisme diakui oleh pemerintah pusat. Ini tentu sangat membanggakan Jepara dan sekaligus menjadi motivasi yang bernilai bagi masyarakat dalam membangun Jepara,” ujar Edy.

Menurutnya, penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Ratu Kalinyamat yang menjadi pemimpin Jepara pada 1549-1579 semakin meneguhkan posisi dan peran Jepara dalam pembangunan bangsa ini.

Untuk itu, dirinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jepara yang telah mendukung pengajuan gelar tersebut.

Sementara itu, piagam Penganugerahan gelar Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional tahun 2023 disambut antusias oleh masyarakat Jepara dengan menggelar kirab dan ziarah ke Makam Ratu Kalinyamat di Desa Mantingan, Jepara. Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menghadiri penyambutan dan kirab, Senin (13/11/2023).

Kirab dimulai dari Desa Gedangan, Kecamatan Welahan, dan berakhir di Pendopo R.A. Kartini Jepara setelah sebelumnya rombongan singgah untuk berziarah di makam Ratu Kalinyamat yang terletak di kompleks Masjid Mantingan.

Dalam penyambutan dan kirab tersebut juga dihadiri oleh Ketua MPR Lestari Moerdijat, budayawan nasional Sujiwo Tejo, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta beserta jajaran unsur Forkopimda Jepara hingga kepala perangkat daerah dan disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat menghadiri kegiatan mengatakan, rasa bangga atas diberikannya gelar pahlawan nasional diberikan kepada Ratu Kalinyamat.

“Sebagai warga masyarakat Jepara kita harus berbangga, karena putri terbaiknya mendapatkan gelar pahlawan nasional. Kita harus meneladani nilai-nilai kejuangannya dalam melawan kolonialisme dan membangun peradaban bangsa Indonesia.”

Pengurus Masjid Makam Sultan Hadlirin Mantingan Drs. Muhammad Slamet mengatakan, “Kami atas nama pengurus masjid dan makam Sultan Hadlirin Mantingan mengucapkan selamat datang di Bumi Kartini dan kami mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT,” ujarnya.

“Kami sangat bersyukur sekali dan kami bangga sekali atas dianegerahinya Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan Nasional. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jepara sudah memperjuangankan pahlawan Jepara sebagai pejuang Nasional, dengan ditambahnya pahlawan Jepara ini sebagai pahlawan nasional, mari kita jaga dan lestarikan terus,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain Ratu Kalinyamat, penghargaan juga diberikan kepada keluarga Ida Dewa Agung Jambe (Bali), Bataha Santiago (Sulawesi Utara), M Tabrani (Jawa Timur), KH Abdul Chalim (Jawa Barat), dan KH Ahmad Hanafiah (Lampung). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*