
JoSS, SURABAYA -Timnas Indonesia U-17 tampil gemilang dalam laga pembuka Piala Dunia U-17 dengan hasil imbang 1-1 melawan Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (10/11) malam. Arkhan Kaka, pemain sepak bola asal Jawa Tengah menjadi bintang dengan mencetak gol untuk Indonesia pada menit ke-22.
Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi atas performa luar biasa timnas. “Dengan hasil ini kita sudah mendapat satu poin. Itu harus diapresiasi karena peringkat Indonesia dan Ekuador terpaut jauh. Yang satu 38 yang satu 145.”
Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga turut memuji semangat para pemain, mengatakan, “Alhamdulillah tepat di hari pahlawan dan stadion yang memakai nama Bung Tomo, anak-anak menunjukkan semangat tak mau kalah. Hari bersejarah ini Alhamdulillah kita meraih hasil yang bersejarah bagi sepak bola Indonesia yang merebut poin pertamanya di Piala Dunia.”
Erick menegaskan bahwa dukungan dari suporter, termasuk Presiden Jokowi yang menjadi “pemain ke-12” bagi timnas, membakar semangat pemain. “Terima kasih atas dukungan para suporter termasuk presiden Jokowi yang telah menjadi pemain ke-12 bagi timnas. Hari ini kita buktikan kepada dunia Indonesia bisa! Sekali lagi terima kasih,” ujar Erick.
Gol pembuka bagi Indonesia terjadi pada menit ke-22 yang dicetak oleh Arkhan Kaka. Berawal dari tusukan Riski Afrisal di sisi kiri, bola kemudian disundul oleh Kaka ke gawang Ekuador. Namun, kegembiraan Timnas Indonesia hanya bertahan enam menit setelah striker Ekuador, Allen Obando, menyamakan kedudukan di menit ke-28.
Meskipun Ekuador memberikan tekanan yang kuat di babak kedua, Timnas Indonesia mampu bertahan dengan baik. Pada menit ke-89, kiper Indonesia, Ikram, melakukan penyelamatan gemilang atas serangan Ekuador melalui skema set piece.
Laga yang sarat dengan drama dan kejadian menarik ini juga mencatat beberapa insiden seperti cedera pemain dan kartu kuning. Meski demikian, Indonesia berhasil mempertahankan skor 1-1 hingga akhir pertandingan, menunjukkan bahwa Timnas Indonesia U-17 memiliki potensi dan semangat juang yang tinggi di kancah internasional.
Dukungan penuh dari suporter dan presiden menjadi kunci semangat perjuangan timnas yang mencetak sejarah ini. (lna)

Leave a Reply