
JoSS, SOLO – Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo, telah meluncurkan paket wisata baru yang diberi nama Wisata Royal Java Train Tour. Paket tur ini bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata di Kota Solo.
Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, menjelaskan bahwa langkah ini diambil dalam upaya untuk mendorong perkembangan pariwisata di Kota Solo.
Ia berharap paket tur ini dapat diadakan setiap tahun, dan dalam waktu ke depan, akan ada lebih banyak lagi event dan promosi yang akan mereka luncurkan.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya. Ke depan akan semakin banyak lagi event atau promo yang akan kami lakukan,” ujar Hendy, seperti dikutip dari solopos.com.
Peluncuran paket kereta wisata ini, yang fokus pada pengembangan wisata di Kota Solo, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja antara KAI Wisata dan Kadin Solo. Kesepakatan ini akan berlaku selama dua tahun ke depan.
Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) ini disaksikan oleh Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa, EVP Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, Direktur Operasi KAI Wisata, Wawan Ariyanto, EVP Passenger Transport Marketing and Sales, Ririn Widi Astutik, dan Deputy 6 Yogyakarta, Nugroho Dwi Sasongko.
Ketua Kadin Solo, Ferry Septha Indrianto, mengapresiasi upaya KAI Wisata dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Kota Solo. Ia mengungkapkan bahwa sektor pariwisata di Kota Solo sedang berkembang, dan program kolaborasi antara Kadin Solo dan KAI Wisata dianggap sebagai gebrakan positif.
“Ini [program kolaborasi Kadin Solo dan KA Wisata] adalah suatu gebrakan yang kami apresiasi,” papar dia.
Ia berharap bahwa Wisata Royal Java Train Tour dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih luas dan mendapatkan dukungan dari pemerintah. Di masa depan, ia berharap paket wisata ini tidak hanya akan menarik wisatawan ke Solo tetapi juga dapat diperluas ke wilayah Soloraya dan Jawa Tengah lainnya.
Ketua Komite Tetap MICE Kadin Solo, Daryono, menambahkan bahwa saat ini mereka melihat banyak peluang dalam perkembangan transportasi umum seperti kereta api. Kereta api bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai destinasi wisata.
Oleh karena itu, Kadin Solo berkomitmen untuk mengembangkan Solo sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).
“Kita angkat royal dinner lunch seperti di Mangkunegaran (Pura Mangkunegaran) atau Keraton Kasunanan (Keraton Surakarta, sehingga diharapkan dapat mendongkrak jumlah wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara, ke Kota Solo,” ucap dia.
Paket wisata ini ditargetkan untuk segmen khusus seperti korporasi dan pemerintahan, dan diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara ke Kota Solo. Dengan kolaborasi ini, KAI Wisata dan Kadin Solo berharap dapat bersama-sama membangun destinasi wisata nasional.
Selain peluncuran paket wisata, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan untuk masyarakat umum di Kota Solo, seperti senam ceria, flashmob, kirab kereta kencana, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang didukung oleh KAI, serta hiburan lainnya.
KAI Wisata telah menjadi pelopor dalam pariwisata berbasis kereta api di Indonesia sejak tahun 2009, dengan berbagai paket wisata yang menggabungkan perjalanan kereta api dengan kunjungan ke objek wisata menarik di sepanjang rute perjalanan. (lna)

Leave a Reply