
JoSS, BANYUMAS – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Banyumas masih tetap beroperasi dan aman untuk dikunjungi wisatawan, meski Gunung Slamet mengalami peningkatan status dari level I (normal) menjadi level II (waspada).
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Setia Rahendra, menyatakan pihaknya telah melaksanakan sosialisasi mitigasi bencana gunung api sebagai tindakan pencegahan.
“Kemarin saya dengan BPBD mengadakan sosialisasi mitigasi bencana alam dua hari lalu. Pesertanya pelaku usaha pariwisata, pedagang, karyawan yang di lokawisata Baturraden,” kata Setia Rahendra, dikutip dari detikjateng.com.
Sementara itu, Kepala BPBD Banyumas, Budi Nugroho mengatakan untuk kawasan wisata Baturraden yang berada di lereng sebelah selatan Gunung Slamet relatif aman. Sebab jarak dari kawah sumber magma mengarah ke utara.
Menurutnya sampai saat ini obyek wisata Baturraden masih dibuka dan aman untuk dikunjungi. “Kami belum dapat warning dari lembaga yang mempunyai kewenangan kegunungapian. Kalau ada peringatan untuk ditutup ya saya pasti laksanakan,” jelasnya.
Baca Juga: Status Gunung Slamet Naik ke Level Waspada, Potensi Erupsi Meningkat
“Sampai saat ini belum ada yang perlu dilakukan untuk tempat wisata. Seperti yang kami sampaikan dari pemantauan gunung api yang bersurat ke kita disampaikan hanya radius 2 km dari kawah. Untuk itu, masyarakat yang berada di sekitar Baturraden diminta tetap tenang dan waspada,” imbuhnya.
Selain itu, sejumlah warga yang tinggal di lereng Gunung Slamet di bagian selatan, seperti di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, menyatakan bahwa kenaikan status Gunung Slamet dari level normal ke waspada adalah siklus yang terjadi setiap lima tahun. Mereka menganggap hal ini sebagai pengingat bagi warga sehubungan dengan pemilihan presiden.
Meskipun status Gunung Slamet meningkat, aktivitas wisata di Baturraden, yang terletak di lereng selatan Gunung Slamet, berjalan seperti biasa. Selama pemantauan yang dilakukan selama 24 jam, gunung tersebut terlihat jelas, dan asap kawah tampak lemah dan berwarna putih dengan tinggi 100-200 meter di atas puncak kawah.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi Gunung Slamet dan akan memberikan peringatan atau instruksi lebih lanjut jika diperlukan. Hingga saat ini, objek wisata Baturraden tetap aman dan tetap buka untuk wisatawan. Tetapi wisatawan dan masyarakat diminta untuk tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 km dari puncak kawah Gunung Slamet sebagai tindakan pencegahan. (lna)

Leave a Reply