
JoSS, VENESIA – Sebuah tragedi mengerikan terjadi di kota Venesia, Italia utara, pada Selasa (3/10/2023) waktu setempat. Sebuah bus jatuh dari jalan layang Venesia yang menghubungkan distrik Mestre dan Marghera, mengakibatkan sedikitnya 20 orang tewas, termasuk dua anak-anak.
Bus tersebut juga terbakar setelah jatuh dari atas jembatan, meninggalkan pemandangan yang mencekam.
Saksi mengungkap Bus tersebut menerobos penghalang dan jatuh di dekat rel kereta api di distrik Mestre, yang terhubung ke Venesia melalui sebuah jembatan. Sebuah laporan mengatakan bus itu disewa untuk membawa wisatawan antara Venesia dan tempat perkemahan di distrik Marghera di dekatnya.
Wali Kota Venesia Luigi Brugnaro mengatakan sebuah “tragedi besar” telah terjadi.
Juru bicara Wali Kota Venesia mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan mengatakan bahwa penyebab kecelakaan tersebut masih belum diketahui. Tim pemadam kebakaran segera merespons kejadian ini, tetapi bus sudah terbakar habis.
Hingga saat ini, 18 jenazah telah dievakuasi dari reruntuhan bus yang terbakar. Jumlah korban luka masih belum diketahui dan sedang dalam proses identifikasi.
Wali Kota Venesia, Luigi Brugnaro, mengungkapkan kepedihannya atas peristiwa tragis ini dan menggambarkan lokasi kecelakaan sebagai “pemandangan kiamat.” Beliau juga mengekspresikan duka cita melalui akun Facebook pribadinya.
“Pemandangan apokaliptik, tidak ada kata-kata,” katanya di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, seperti dikutip dari BBC, Rabu (4/10/2023). Insiden
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, juga memberikan ucapan belasungkawa mendalam atas insiden yang menyayat hati ini. Ia menghubungi Wali Kota Luigi Brugnaro dan Menteri Transportasi Matteo Salvini untuk menindaklanjuti berita mengenai tragedi ini.
Sementara itu, Kantor berita Italia Ansa melaporkan 21 orang tewas, 12 orang luka-luka, dan lima orang masih belum ditemukan. Beberapa laporan mengatakan bus tersebut bertenaga gas metana dan jatuh menimpa kabel listrik serta terbakar.
“Faktor yang memperburuknya adalah gas metana dan api menyebar dengan cepat,” kata Menteri Dalam Negeri Matteo Piantedosi, seraya memperingatkan bahwa jumlah korban tewas bisa bertambah.
Hingga saat ini, penyelidikan sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan maut ini. Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya keselamatan transportasi dan perlunya pemeriksaan rutin dan pemeliharaan jembatan dan infrastruktur lainnya.
Kecelakaan ini juga memicu perasaan sedih dan dukacita dari seluruh masyarakat Italia, dan mereka berharap agar para korban dan keluarganya dapat menemukan kekuatan dalam menghadapi tragedi ini. (lna)

Leave a Reply