Korean Air Minta Penumpang Mengukur Berat Badan Sebelum Terbang

Berat Badan Korean Air
Image credit: John McArthur/Unsplash

JoSS, SEOUL – Maskapai penerbangan Korean Air meminta penumpang mengukur berat badan sebelum terbang. Sebuah langkah baru itu diterapkan dalam upaya memperbaharui standar keselamatan dan keseimbangan pesawat.

Media di Korea Selatan kini memberitakan bahwa maskapai ini akan meminta penumpangnya untuk mengukur berat badan mereka sebelum naik pesawat. Langkah ini diambil untuk mendukung otoritas penerbangan di Seoul dalam mengembangkan standar yang lebih tepat dan akurat.

Dilaporkan oleh Korea JoongAng Daily pada Senin, 21 Agustus 2023, maskapai penerbangan ini akan memasang sejumlah alat penimbang berat badan di Bandara Gimpo, Seoul.

Pengukuran berat badan penumpang akan dilakukan dalam rentang waktu antara 28 Agustus hingga 6 September 2023 untuk penerbangan domestik di Bandara Gimpo. Sementara itu, penumpang penerbangan internasional di Bandara Incheon akan mengalami prosedur serupa pada 8 hingga 9 September 2023.

Korean Air bakal mencatat berat badan setiap penumpang, termasuk bagasi yang mereka bawa. Data yang terkumpul akan diteruskan kepada Kementerian Lahan, Infrastruktur, dan Transportasi.

Baca Juga: Jepang Mulai Buang Air Radioaktif Limbah PLTN Fukushima ke Laut, Mengandung Tritium

Informasi ini akan menjadi dasar untuk menghitung rata-rata berat badan penumpang. Hasil perhitungan ini akan digunakan untuk menentukan regulasi terkait pengaturan tempat duduk di dalam pesawat serta jumlah bahan bakar yang harus diangkut.

Salah satu poin penting yang perlu ditekankan adalah bahwa penumpang yang memiliki berat badan di atas rata-rata tidak akan dikenakan biaya ekstra. Seluruh data yang dikumpulkan akan dijaga kerahasiaannya.

Meskipun demikian, rencana ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Korea Selatan. Respons negatif terutama datang dari platform media sosial, di mana banyak individu merasa risih dengan kemungkinan pengungkapan berat badan mereka.

Seorang warga Korea Selatan yang diwawancarai oleh Korea JoongAng Daily mengungkapkan, “Rasanya sungguh tidak nyaman jika orang lain mengetahui berat badan Anda.” Kontroversi juga muncul terkait pertanyaan apakah berat badan yang lebih ringan akan diizinkan membawa lebih banyak bagasi atau apakah berat badan yang lebih berat akan dikenai biaya tambahan.

Sebelumnya, pada awal musim panas 2023, maskapai Air New Zealand telah memulai inisiatif serupa, mengajak penumpangnya untuk menimbang berat badan sebelum penerbangan. Namun, dalam keterangan pers, langkah ini dinyatakan bersifat opsional demi tujuan keamanan dan efisiensi operasional pesawat.

Langkah baru dari Korea Air ini menjadi bukti nyata komitmen industri penerbangan dalam menjaga keselamatan dan keseimbangan pesawat. Meskipun mengundang tanggapan beragam, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan standar keselamatan dan memberikan hasil yang lebih akurat dalam pengaturan beban pesawat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*