
JoSS, SOLO – Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa disabilitas.
Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Ruang Sidang SV UNS pada Rabu (5/7/2023) dan akan dilaksanakan sebanyak 11 kali setiap hari Rabu dan Jumat. Partisipan pelatihan ini meliputi Dekanat, Koordinator Tata Usaha (TU), Sub Koordinator, Dosen, Tenaga Kependidikan (Tendik), dan Mahasiswa.
Drs. Santoso Tri Hananto, M.Acc., Ak, selaku Dekan SV UNS, menyatakan, pelatihan bahasa isyarat ini merupakan bentuk keberpihakan SV UNS terhadap mahasiswa disabilitas di lingkungan kampus.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pihak di SV UNS dapat memahami budaya tuli dan mempelajari bahasa isyarat dasar, sehingga kami dapat terus meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa disabilitas dengan lebih baik,” katanya seperti dikutip dari uns.ac.id.
Baca Juga: Mahasiswa MBKM Kewirausahaan Prodi Seni Rupa Murni FSRD UNS Gelar Pameran di Solo Art Market
Sejak tahun 2022, SV UNS telah membuka pintu penerimaan bagi mahasiswa disabilitas dan setiap tahunnya akan terus menerima mahasiswa dengan kebutuhan khusus. Selain itu, sejak tahun 2022 pula, SV UNS telah mengangkat dua Pegawai Profesional Juru Bahasa Isyarat dan menunjuk enam mahasiswa Rekan Sejawat sebagai mahasiswa magang untuk mendampingi enam mahasiswa disabilitas di SV UNS.
Pelatihan bahasa isyarat ini memiliki jadwal yang mencakup berbagai topik, seperti orientasi perkenalan bahasa isyarat, sambutan salam dan perkenalan diri, pengenalan hari, bulan, dan angka, warna, buah-buahan, hubungan antar manusia, keluarga, hubungan di lingkungan universitas, peralatan belajar, serta pengenalan tentang universitas. Kegiatan pelatihan ini akan ditutup dengan ujian akhir sebagai penilaian pemahaman peserta terhadap materi yang telah diajarkan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dari Dekanat, Koordinator TU, Sub Koordinator, Dosen, Tendik, dan Mahasiswa dapat lebih memahami dan menguasai bahasa isyarat dasar, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan inklusif kepada mahasiswa disabilitas di SV UNS. Dengan adanya upaya ini, SV UNS menegaskan komitmennya dalam mendukung aksesibilitas dan kesetaraan pendidikan bagi semua mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. (lna)

Leave a Reply