Ketahui Penyebab Hipertensi dan Cara Mencegahnya

Cara Cegah Hipertensi
Ilustrasi (Getty Images)

TANGGAL 17 Mei diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Momentum itu mengingatkan lagi tentang penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi di seluruh dunia.

Megutip dari Centers for Disease Control and Prevention tujuan peringatan ini juga untuk edukasi mengenai deteksi dini, pencegahan, dan pengelolaan hipertensi untuk mencegah komplikasi serius yang rentan terjadi akibat kondisi tersebut.

Tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi adalah suatu kondisi ketika seseorang mempunyai tekanan darah yang terukur pada nilai 130/80 mmHg atau lebih tinggi.

Tekanan darah ditentukan oleh berapa banyak volume darah yang dipompa oleh jantung dan resistensi aliran darah di pembuluh darah/arteri. Jadi, tekanan darah akan terukur lebih tinggi apabila jantung memompa darah lebih cepat dan atau arteri lebih sempit.

Tekanan darah dalam arteri yang meningkat secara terus-menerus merupakan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Momentum Hari Hipertensi Sedunia mengingatkan lagi untuk memahami pentingnya mengontrol tekanan darah dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung.

Edukasi dan pemahaman keutamaan untuk mengurangi faktor risiko, gejala, dan metode pencegahan hipertensi. Itu langkah awal yang penting perlu diberikan informasi gaya hidup sehat, seperti mengatur pola makan yang seimbang, mengendalikan konsumsi garam, berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan mengelola stres.

Penting bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur. Pemeriksaan rutin membantu mengecek hipertensi dini, sehingga langkah-langkah penanganan bisa segera diambil.

Meski kasus tekanan darah terus meningkat tiap tahunnya, cara mencegah hipertensi masih mungkin dilakukan.

Anda bisa menurunkan faktor risiko hipertensi di masa mendatang dengan mengetahui berbagai penyebab dan pengobatan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Sebagian besar orang yang memiliki tekanan darah tinggi biasanya tidak menunjukkan ciri-ciri atau gejala hipertensi tertentu. Bahkan, beberapa orang tidak menunjukkan gejala hipertensi walaupun tekanan darah mencapai tingkat yang sangat tinggi.

Umumnya, gejala hipertensi di antaranya: Sakit kepala parah, Sesak napas, Mimisan, Kulit memerah (terutama pada wajah dan leher), Pusing, nyeri dada, Gangguan penglihatan dan ada darah dalam urine.

Secara umum, penyebab hipertensi adalah sebagai berikut:

  1. Faktor genetik atau keturunan

Salah satu penyebab hipertensi bisa jadi karena faktor genetik atau keturunan. Itu artinya, ada mutasi gen atau kelainan genetik yang diwarisi orang tua sehingga membuat Anda, secara genetik, mengalami hipertensi.

  1. Perubahan fisik

Perubahan fisik yang semakin menua juga bisa menjadi penyebab hipertensi. Jika Anda mengalami perubahan fungsi ginjal karena penuaan, maka keseimbangan garam dan cairan alami tubuh akan terganggu. Alhasil, tekanan darah tubuh ikut meningkat.

  1. Pola hidup tidak sehat

Pilihan pola hidup yang dijalani merupakan penyebab hipertensi yang paling sering terjadi.

Sebagai contoh, kebiasaan merokok, terlalu banyak konsumsi makanan asin, terlalu banyak konsumsi makanan manis, serta kurangnya aktivitas fisik.

Hal-hal tersebut yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan (obesitas) sehingga bisa meningkatkan faktor risiko hipertensi.

  1. Adanya kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis tertentu bisa menjadi penyebab hipertensi muncul, yakni: Penyakit ginjal, Obstructive sleep apnea, Cacat jantung bawaan, Masalah tiroid, Efek samping konsumsi obat, Penggunaan obat-obatan terlarang, Penyalahgunaan alcohol, Masalah kelenjar adrenal, dan Tumor endokrin tertentu.

Adapun cara mencegah hipertensi yang bisa dilakukan, yakni: Kurangi konsumsi garam dan menjalani diet sehat, Kurangi konsumsi alkohol dan kafein, Kurangi berat badan jika diperlukan, Olahraga secara teratur, Istirahat yang cukup, serta mengelola stres dengan baik. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*